Pixel Code jatimnow.com

Menteri PUPR Bentuk Tim Sisir Jalan Rusak di Jalur Nasional

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Elok Aprianto
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meresmikan pembukaan Jembatan Ploso Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meresmikan pembukaan Jembatan Ploso Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono meminta seluruh jalan nasional, khususnya di Jawa, segera dilakukan pengecekan untuk perbaikan.

Basuki menyebut, seluruh jalan, baik jalan arteri hingga tol, diminta bersiap menyambut mudik lebaran tahun ini.

Hal itu disampaikan Basuki saat meresmikan pembangunan jembatan layang di Kawasan Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang Jumat (8/4/2022) siang.

Banner Morula IVF Landscape

Bersama rombongan, Basuki meresmikan jembatan layang yang dibangun sejak September 2020 lalu untuk menghadapi arus mudik lebaran Tahun 2022.

"Jembatan lama itu parah selalu bergetar kalau macet. Alhamdulillah ini bisa kita selesaikan satu tahun. Panjangnya 1,2 kilometer," ungkap Basuki.

Jembatan layang dengan mempunyai panjang 1,2 meter itu bakal difungsikan untuk mengurai kemacetan setiap tahun pada saat mudik lebaran. Sebab, arus kendaraan terutama dari panturan menuju selatan, kerap terjebak macet berjam-jam akibat kondisi jembatan lama yang sempit.

"Ini memang didesain untuk mengurai kemacetan di sini," tegasnya.

Basuki menambahkan, selain menyiapkan Jembatan Layang Ploso penghubung pantura dan selatan, pihaknya juga sudah menerjunkan tim untuk menyisir jalan nasional yang mengalami kerusakan.

"Di jalan nasional di jawa khususnya ada 93 persen. Ini tim akan keluar semua menyebar untuk mengecek minimal H-15 alat berat sudah keluar baik di jalan tol maupun non-tol," paparnya.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meresmikan pembukaan Jembatan Ploso JombangMenteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meresmikan pembukaan Jembatan Ploso Jombang

Menurut Basuki, khusus di wilayah Jawa, total ada 93 persen jalan yang saat ini perlu dilakukan pemantauan oleh tim yang akan diterjunkan pada H-15 lebaran.

"Kalau di pantura tidak sepadat di sini karena di Semarang sudah pecah," bebernya.

Loading...

Dia menegaskan, untuk jalan tol, pengelola harus menyediakan tambahan toilet umum. Setiap rest area harus menyediakan minimal 25 toilet karena diprediksi jumlah pemudik akan membludak, setelah dua tahun diterapkan larang mudik akibat pandemi Covid-19.

"Kalau di sini ada tambahan toilet minimal 25 per rest area. Ini kan orang akan mudik karena sudah dua tahun tidak mudik," tandasnya.

Loading...