Pixel Code jatimnow.com

Salat Tarawih dan Vaksin di Masjid Polres Jombang, Pulang Bawa Sembako

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Elok Aprianto
Vaksinasi masal di Kantor Satlantas Polres Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Vaksinasi masal di Kantor Satlantas Polres Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Polres Jombang turut meningkatkan pastisipasi masyarakat dalam program vaksinasi Covid-19. Salah satunya dengan menyediakan hadiah minyak goreng dan sembako untuk warga. Vaksinasi berhadiah minyak goreng dan sembako digelar di Kantor Satlantas Polres Jombang, Jalan Brigjen Kretarto, Jumat (08/04/2022) kemarin.

Peserta vaksinasi terlebih dahulu diajak salat tarawih berjamaah di Masjid An-Nur. Ibadah juga diikuti Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat dan Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto. Usai salat tarawih, masyarakat langsung mengantre di tempat vaksinasi yang berada di Selatan masjid. Nurhidayat dan Rudi memantau langsung jalannya vaksinasi.

"Kegiatan malam ini kami laksanakan sebagaimana mendukung program pemerintah terkait percepatan vaksinasi. Kami ditargetkan bapak Kapolda Jawa Timur untuk meningkatkan prosentasi vaksin dari semua usia. Ini kami lakukan trobosan salat tarawih berjamaah lalu vaksin," ujarnya.

Banner Morula IVF Landscape

Polres Jombang menyiapkan 500 dosis vaksin untuk masyarakat. Selain itu, juga menyiapkan hadiah minyak goreng dan gula masing-masing 1 kg untuk warga yang bersedia divaksin. Khusus lansia, diberi tambahan hadiah beras 5 kg.

Nurhidayat menyebutkan, hadiah berupa minyak goreng dan sembako sengaja diberikan untuk meningkatkan keinginan warga melakukan vaksinasi. Terlebih lagi capaian vaksinasi lansia tergolong masih rendah.

"Untuk lansia memang kami tambahi hadiah beras. Karena untuk lansia kami memang masih dalam kategori di bawah standar. Dalam arti standarnya 60 persen, kami sudah 50 persen," tegasnya.

Vaksinasi juga sebagai upaya membantu masyarakat untuk persiapan mudik Lebaran. Vaksinasi menjadi syarat masyarakat bisa mudik Lebaran. Bagi yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama, wajib menunjukkan hasil negatif tes swab PCR 3x24 jam agar bisa mudik.

Sedangkan masyarakat yang sudah vaksin dosis kedua juga masih wajib menunjukkan hasil negatif tes swab PCR 3x24 jam atau hasil negatif tes rapid antigen 1x24 jam. Bagi yang sudah vaksin dosis tiga atau booster bebas untuk mudik tanpa harus swab PCR.

"Kami ingin nanti menjelang mudik, kebijakan pemerintah untuk meningkatkan jumlah dari vaksin, khususnya booster agar mudik nyaman dan aman. Hari ini targetnya 500 dosis. Tapi kami siapkan 3.000 dosis vaksin," tukas Nurhidayat.

Antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi cukup tinggi. Tidak hanya anak-anak muda dan orang dewasa, kalangan lansia rela malam-malam datang demi mendapat vaksin. Seperti yang dilakukan Imam, warga Dapurkejabon, Jombang. Kakek berusia 62 tahun ini rela jauh-jauh datang ke Kantor Satlantas untuk mencari vaksin booster.

Loading...

"Alhamdulillah dapat sembako, tentunya juga vaksin booster untuk kesehatan," ucapnya.

Loading...