Pixel Code jatimnow.com

Polres Pasuruan Gandeng Komunitas Bikers Cegah Balap Liar Selama Ramadan

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Moch Rois
Satlantas Polres Pasuruan bersama komunitas bikers.(Foto: Satlantas Polres Pasuruan)
Satlantas Polres Pasuruan bersama komunitas bikers.(Foto: Satlantas Polres Pasuruan)

Pasuruan - Satlantas Polres Pasuruan mengajak komunitas bikers untuk berkomitmen mencegah aksi balap liar di jalanan selama Ramadan. Hal itu dilakukan polisi karena perlu upaya serta tanggung jawab bersama dalam mewujudkan ketertiban, keselamatan dan kelancaran di jalan raya.

"Kami tidak ingin di Pasuruan ada balap liar yang mengganggu dan meresahkan. Jadi kami ajak masyarakat atau pengguna jalan untuk menyadari jika balap liar merugikan," jelas Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra, Sabtu (9/4/2022).

Salah satu pelibatan bikers untuk pencegahan balap liar dilakukan dengan cara berdeklarasi bersama di jalan raya Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (8/4/2022) malam. Beberapa komunitas bikers se-Kabupaten Pasuruan yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Bikers Pasuruan (FKBP), kompak mengucapkan poin-poin deklarasi;

'Kami club motor Pasuruan Kabupaten, berjanji mematuhi peraturan berlalu lintas. Kami club motor Pasuruan Kabupaten Berjanji tidak akan mengikuti balap liar Dan ikut serta menghimbau para bikers lainya'.

Baca juga:
Praktik Jual Beli Pupuk Bersubsidi di Pasuruan Dibongkar Polisi

"Kami siap mengingatkan jika memang ada pengguna jalan yang akan balap liar atau mengganggu ketertiban pengguna jalan lainnya," ujar Koordinator FKBP Wahyu usai deklarasi bersama.

Tak hanya itu, Satlantas Polres Pasuruan juga melakukan operasi skala besar di Kecamatan Beji, Pandaan, Prigen dan Sukorejo. Selama patroli, polisi melakukan upaya preventif dengan memberikan edukasi kepada para pengguna jalan.

Baca juga:
Sindikat Perdagangan Anak Diringkus, Korban Dijadikan Pemandu Lagu dan PSK

Misalnya, pengendara tidak menggunakan helm, kendaraan tidak sesuai standar atau sudah dimodifikasi dan menggunakan knalpot brong. Mereka dihentikan dan diperingatan untuk segera melengkapi kendaraannya sesuai standar.

"Kami masih preventif. Kalau memang tidak bisa diingatkan, akan kami lakukan represif dengan penindakan. Selama Ramadan ini kami akan mobile keliling Pasuruan untuk menciptakan suasana kamtibmas yang tertib, aman dan lancar," tandas Yudhi Anugrah.