Pixel Code jatimnow.com

Viral Gerombolan Pemotor Bikin Rusuh di Kota Batu, Begini Respons Kepolisian

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Galih Rakasiwi
Lokasi gerombolan pemotor di Kota Batu bikin rusuh.(Foto: Galih Rakasiwi)
Lokasi gerombolan pemotor di Kota Batu bikin rusuh.(Foto: Galih Rakasiwi)

Kota Batu - Sebuah video segerombolan pengendara sepeda motor bikin rusuh di Kota Batu, viral di media sosial. Kejadiannya pada Senin (11/4/2022) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam video yang diunggah akun @Sulis Iku Arek Mbatu di grup Rembug Online Kota Batu, tampak gerombolan tengah mengintervensi warga maupun para pedagang.

Dua video berdurasi 1 menit 6 detik dan satu video lagi berdurasi 2 detik memperlihatkan adanya cekcok antara pengendara dengan warga sekitar. Akibat cekcok, ada salah satu anak yang menangis histeris karena ketakutan.

Ketika dikonfirmasi, Sulis membenarkan hal tersebut. Untuk lokasi berada di Jalan Brantas, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.

Banner Morula IVF Landscape

"Lokasinya di bawah Klenteng Batu. Jadi mereka datang dari arah perempatan (BCA) dengan berboncengan mengendarai sepeda motor. Kurang lebih lima belasan motor dan melakukan bleyer-bleyer serta teriak resek gitu," urainya, Senin (11/4/2022).

Lebih lanjut, Sulis menerangkan bahwa sempat ada mobil petugas lewat. Selanjutnya petugas meminta warga melaporkan hal tersebut ke kantor.

"Kemarin sempat ada mobil petugas lewat. Kami laporan di situ juga, kemudian disuruh ke kantor. Karena kami kawatir mereka balik lagi bikin ulah, maka kami cancel laporan. Kami di situ sampai hampir pukul 03.00 WIB," terangnya.

Tidak hanya membuat kerusuhan, segerombolan pengendara juga melakukan pengeroyokan terhadap salah satu anak yang berjualan di Jalan Brantas. Namun gerombolan tersebut tidak merusak fasilitas umum.

"Tidak (merusak fasilitas umum, red), pak. Cuma pengeroyokan salah satu anak yang jualan di situ. Meskipun tidak ada yang luka berat," jelas Sulis saat berada di lokasi dan sempat memisah pengeroyokan.

Akibat peristiwa tersebut, warga Jalan Brantas berharap ada perlindungan dari pihak kepolisian. Mereka masih takut kejadian terulang kembali. Bahkan setelah video tersebut viral, Sulis merupakan salah satu saksi diminta oleh seseorang untuk menghapus video yang diunggah.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Batu AKP Yussi Purwanto mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti.

Loading...

"Kami akan kerahkan Resmob dan menggelar lidik," tutupnya.

Loading...