Pixel Code jatimnow.com

Sikapi Isu Nasional, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sidoarjo

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Zainul Fajar
Aksi mahasiswa di Gedung DPRD Sidoarjo.(Foto: Zainul Fajar)
Aksi mahasiswa di Gedung DPRD Sidoarjo.(Foto: Zainul Fajar)

Sidoarjo - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (14/4/2022). Mereka berhasil masuk dan menduduki Gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo.

Koordinator aksi Ilham Arrosyid memaparkan, aksinya kali ini tidak hanya membawa isu nasional terkait masa jabatan presiden 3 periode. Namun juga membawa sejumlah isu lain, seperti kelangkaan minyak dan naiknya harga sembako.

“Kami di sini datang membawa isu terkait penundaan pemilu, masa perpanjangan jabatan presiden, dan kelangkaan minyak goreng di mana-mana, serta harga sembako dan BBM di tengah masyarakat yang semakin naik. Tentunya ini yang menjadi masalah yang dirasakan masyarakat,” ujar Ilham.

Banner Morula IVF Landscape

Pengunjuk rasa juga membawa isu lokal di Sidoarjo yang mencuat. Yakni terkait titik baru pengeboran minyak di dua desa di Kecamatan Tanggulangin.

“Dua desa itu sedang mengalami penurunan tanah yang begitu parah. Kalau warga yang punya uang itu rumahnya di tinggikan, yang tidak punya uang akhirnya terendam. Sangat miris di kota kami,” imbuhnya.

Terkait isu lokal yang dibawa dalam aksi kali ini, mahasiswa mendesak DPRD Sidoarjo segera merapatkan dengan eksekutif. Tujuannya agar segera memberikan solusi dan titik terang untuk masyarakat Tanggulangin.

Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo Usman turun langsung menemui pengunjuk rasa didampingi Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, dan perwakiln dari masing-masing komisi di DPRD Sidoarjo. Ia menjelaskan, pihaknya menerima aspirasi massa aksi dengan tangan terbuka.

Loading...

“Isu nasional serta isu lokal yang dibawa saat ini, kami terima dengan tangan terbuka. Selain itu, kami di sini sebagai jembatan aspirasi teman-teman. Jadi usulan teman-teman mari kawal bersama,” kata Usman.

Loading...