Pixel Code jatimnow.com

Tak Hadiri Pernikahan, Calon Pengantin Pria di Magetan Kini Berada di Kalimantan

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Mita Kusuma
Calon pengantin pria yang tak hadiri pernikahan di Magetan (Foto: Facebook Gandi Alfian)
Calon pengantin pria yang tak hadiri pernikahan di Magetan (Foto: Facebook Gandi Alfian)

Magetan - Gandi Alfian, calon pengantin pria yang tidak menghadiri pernikahannya dengan Ranting di Desa Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, kini berada di Kalimantan.

"Sekarang saya di Kalimantan. Kerja di Kalimantan sebagai driver," ujar Gandi saat ditanya jatimnow.com, Minggu (15/5/2022).

Gandi mengaku harus bekerja keras. Sebab akibat keputusannya tak mendatangi acara pernikahannya dengan ranting, orangtuanya harus menanggung akibatnya.

Banner Morula IVF Landscape

Baca juga: 

Orangtuanya diminta datang ke lokasi acara di Desa Gambiran dan membuat perjanjian dengan keluarga Ranting. Dalam perjanjian itu tertera bahwa biaya pernikahan yang terlanjur terbayar, ditanggung keluarga Gandi dan Ranting.

"Kabarnya kan Rp 25 jutaan. Saya harus melunasi itu. Karena katanya kalau tidak dilunasi dalam tempo satu bulan, bakal dipidanakan," ungkap Gandi.

Gandi mengaku menjelaskan belum menjalin komunikasi dengan orangtuanya, dan hanya berkomunikasi dengan saudara dan teman-temannya di Magetan.

"Saya sudah bilang ke mereka yang komunikasi dengan saya, kalau orangtua saya tanya, katakan saja saya di Kalimantan. Saya kerja," tambah dia..

Sebelumnya, sehari sebelum acara pernikahan digelar, Gandi pergi dari rumah untuk menggadaikan motornya. Mulanya uang hasil gadai motor itu akan dipakai membantu biaya sewa electone yang terlanjur dipesan.

Namun Gandi justru memilih menginap di hotel darn tidak mendatangi akad nikah yang berlangsung keesokan harinya. Gandi pun menjadi pergunjingan, bahkan hingga media sosial, setelah video pernikahan tanpa kehadiran Gandi itu viral.

Loading...

Sebab, tanpa kehadiran Gandi, acara sakral yang sudah dihadiri keluarga calon penganti dan tamu undangan itu pun gagal digelar.

Loading...