Pixel Code jatimnow.com

Melalui ASN, Ini Harapan Bupati Yes untuk Lamongan yang Lebih Majemuk

Editor : Arina Pramudita Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melantik 92 ASN di lingkungan Pemkab Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan/jatimnow.com)
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melantik 92 ASN di lingkungan Pemkab Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan/jatimnow.com)

Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi punya segudang cara untuk menciptakan iklim pemerintahan yang dinamis, salah satunya menyisipkan pandangan hidup sebagai seorang ASN yang memegang teguh prinsip transformatif.

Pria yang akrab dipanggil Yes itu mengatakan, 92 pejabat yang mendapat promosi jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas pada Selasa (10/5/2022) lalu, harus punya wawasan dan ide untuk Lamongan yang lebih majemuk.

Menurutnya, amanah jabatan yang diterima baik kenaikan pangkat, mutasi maupun pergeseran tersebut mempunyai beban untuk menggugah kemajuan dengan sejumlah terobosan guna pencapaian tujuan organisasi.

"Kepemimpinan transformatif berbeda dengan kepemimpinan transaksional. Jikalau kepemimpinan transaksional adalah seberapa besar reward yang akan diterima, tapi kalau kepemimpinan transformatif adalah membawa perubahan yang sangat progresif kepada tujuan bersama untuk capaian organisasi tersebut," terang Pak Yes dalam siaran tertulisnya, Senin (23/5/2022).

Selain bisa menjadi contoh dan teladan, kepemimpinan transformatif juga bisa menyatukan visi dalam mencapai tujuan yang dicita-citakan organisasi.

"Dalam kepemimpinan transformatif pemimpin adalah guru. Untuk itu sebagaimana guru, guru ini mengajar, memotivasi, mendampingi, bahkan memberikan contoh-contoh yang baik. Sehingga sumber daya yang ada di organisasi tersebut bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. Mari kita terus bergerak menuju perubahan yang lebih baik," tambah Pak Yes.

Baca juga:
PMK Mewabah, Bupati Lamongan Tegaskan Daging Sapi di Pasaran Aman Dikonsumsi

Diungkapkan pula oleh beliau, bahwa proses hingga dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, melalui seleksi terbuka, hingga menunggu persetujuan Ketua KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara).

"Ini telah melalui seleksi, dan saya pikir yang lain-lain juga sudah sesuai, the right man in the right place," imbuhnya.

Dari 92 pejabat yang dilantik, 88 merupakan pejabat administrator dan pengawas, sedangkan 4 di antaranya merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama yang telah melalui seleksi terbuka.

Baca juga:
Zero Covid-19, Bupati Lamongan Imbau Warga Tak Terlena

Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Khusnul Yaqin yang awalnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Loading...

Juga Mohammad Zamroni yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Selain itu juga Jarwito yang awalnya menjabat sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Shodikin yang mulanya memegang jabatan Sekretaris Dinas Pendidikan menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Loading...