Pixel Code jatimnow.com

Dear Warga Pesisir, Bila Ada Kejadian Darurat di Laut Hubungi Nomor Ini

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zain Ahmad
Posko pengamanan Ditpolairud Polda Jatim. (Foto: Polda Jatim)
Posko pengamanan Ditpolairud Polda Jatim. (Foto: Polda Jatim)

Surabaya - Ditpolairud Polda Jatim bersama jajarannya dan tim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat pesisir serta nelayan, menyusul terjadinya banjir rob di sejumlah daerah di Jatim.

Tim Ditpolairud juga mengantisipasi terjadinya air laut masuk ke pemukiman, hingga meminimalisir kecelakaan laut serta aktivitas di perairan. Nah, apabila kesulitan untuk melapor, Ditpolairud menyiapkan layanan call center. Masyarakat bisa melaporkan kejadian di nomor-nomor yang telah disediakan.

"Sejak dua pekan lalu, kami telah membentuk Posko SAR di seluruh jajaran di Jatim. Di antaranya menyiagakan peralatan kapal patroli dan alat keselamatan. Selain di Surabaya, kami juga menerjunkan Posko SAR apung, terutama di kawasan pesisir di daerah-daerah," kata Dirpolairud Polda Jatim, Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, Kamis (26/5/2022).

Puji menegaskan pihaknya selalu standby atau siaga. Oleh karena itu, ketika ada panggilan darurat soal kejadian kecelakaan laut dan sejenisnya, langsung menuju ke lokasi atau laporan yang diterima tersebut.

"Kami selalu standby dan on call, setiap minggu juga selalu kroscek alat dan personel. Makanya begitu ada kejadian, kami langsung ke lokasi," tegasnya.

Selama fenomena blood moon yang berdampak pada banjir rob di kawasan pesisir di Jatim, Puji mewanti-wanti pada masyarakat yang menghuni sekitaran bibir pantai, nelayan, hingga para pengguna transportasi laut untuk tidak menantang maut. Sebab, gelombang dan angin di perairan, dinilai memiliki tingkat fatalitas yang sangat tinggi dan berisiko.

Baca juga:
Bocah 6 Tahun di Gresik Digigit Ular saat Bermain Air Banjir Rob

"Kami imbau kepada para nelayan dan masyarakat, serta meminimalisasi laka laut dan sungai. Makanya, ini kan kami antisipasi betul, dari ops, intel, dan satuan jajaran kami terjunkan semua," jelasnya.

Meski begitu, untuk sementara waktu, Puji dan jajarannya 'memaksa' para nelayan untuk tidak melaut dulu. Namun, bila kondisi sudah kembali normal, aktivitas pelayaran bisa dimulai kembali.

"Kalau situasinya tidak bagus, kami minta pada nelayan untuk tidak berlayar dulu. Kalau dipaksakan sangat berisiko, kapal penumpang juga demikian, kalau terhantam karang bisa bahaya," pungkas alumni Akpol 1996 tersebut.

Baca juga:
Terdampak Banjir Rob, Warga Pesisir Lamongan Mulai Keluhkan Ini

Berikut call center yang bisa dihubungi masyarakat khususnya di pesisir apabila terjadi kejadian darurat:

Loading...

1. 031 8666611
2. 081913707070
3. 031 8666611

Loading...