Pixel Code jatimnow.com

Hujan Sejak Pagi, 11 Desa di Probolinggo Terendam Banjir

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Mahfud Hidayatullah
Banjir yang melanda dua kecamatan di Probolinggo. (Foto: Mahfud Hdiayatullah/jatimnow.com)
Banjir yang melanda dua kecamatan di Probolinggo. (Foto: Mahfud Hdiayatullah/jatimnow.com)

Probolinggo - Hujan lebat mengguyur wilayah Probolinggo pada Kamis (26/2/2022) pagi membuat sejumlah daerah di 2 kecamatan terendam banjir. Ada 11 desa yang terendam banjir, dengan rincian di Kecamatan Gending sebanyak 6 desa dan Kecamatan Pajarakan ada 5 desa.

"Total sebanyak 11 desa di dua kecamatan tersebut (terendam banjir)," kata koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Probolinggo Aris Setiawan.

Kelima desa di Kecamatan Gending diantaranya Desa Gending, Desa Jatiadi, Desa Pesisir, Desa Klaseman, Desa Brumbungan Lor dan Desa Bulang. Sedangkan di Kecamatan Pajarakan ada 6 Desa yakni Desa Karangpranti, Desa Karangeger, Desa Sukokerto, Deda Gejugan dan Penambangan.

Baca juga:
Tak Terima Rahasianya Dibocorkan, Warga Probolinggo Nyaris Bacok Tetangga

Kasi Kedarutan Bencana BPBD Kabupaten Probolinggo, Abdul mengatakan, penyebab terjadinya banjir karena turunnya hujan dengan waktu lama dimulai pukul 04.30 - 12.10 WIB. Sehingga debit air sungai naik dan meluap ke permukiman warga. Genangan setinggi lutut orang dewasa.

"Ketinggian air sekitar 80 centimeter bahkan diketahui selain hujan deras ada tanggul jebol di Dusun Buyut Desa Gending RT 09 RW 04. Sehingga air masuk ke permukiman warga serta air laut dalam kondisi pasang," tegasnya.

Baca juga:
Dongkrak Suara PKB Jelang Pemilu 2024, Muhaimin Galang Dukungan di Probolinggo

Untuk menanggulangi dampak banjir di dua kecamatan tersebut, Abdullah mengaku telah menerjunkan Pusdalops berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana sudah menuju ke lokasi dan melakukan asesmen.

Loading...
Loading...