Pixel Code jatimnow.com

Ungkap Dugaan Pembunuhan Nenek di Malang, Polisi Tunggu Kesembuhan Saksi Kunci

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Rizal Adhi Pratama
Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Dugaan pembunuhan terhadap W (70), warga Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang terus diusut polisi. Kesaksian cucu korban disebut menjadi kunci terungkapnya kasus tersebut.

Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat menyebut bahwa timnya masih akan menunggu kesembuhan cucu W bernama MS (18), yang juga ditemukan kritis di lokasi saat kejadian Selasa (7/6/2022) lalu. Sebab cucu W masih dirawat intensif di rumah sakit.

"MS yang menjadi saksi kunci masih belum bisa dilakukan pemeriksaan, karena masih dilakukan perawatan intensif," tegas Ferli saat dikonfirmasi, Rabu (8/6/2022).

Baca juga:  Nenek di Malang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Wajahnya Tertutup Bantal

Ferli berharap agar kasus ini segera bisa terungkap, karena sejumlah barang bukti di TKP sudah disita. Barang bukti itu disebut bisa menjadi alat bukti petunjuk terkait kejadian nahas tersebut.

Baca juga:
Nenek di Malang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Wajahnya Tertutup Bantal

Dia menambahkan, saat ini sudah ada 8 saksi yang dimintai keterangan untuk memperjelas tabir kasus itu.

"Kami mencari kesesuaian semua cerita dari para saksi. Di TKP kami menemukan jejak darah di dapur dan kamar, kemudian MS ditemukan tergeletak 50 meter dari rumah," paparnya.

Dari keterangan para tetangga, W dan MS sempat terdengar melakukan perdebatan di dalam rumah. Para tetangga juga kerap kali dimintai tolong W untuk mencari MS yang sering tak pulang.

Baca juga:
Ciri-ciri Wanita Diduga Korban Mutilasi di Jabon, Sidoarjo

Ferli mengungkapkan jika W juga dikunjungi suami sirinya dua kali setiap minggu.

Loading...

"W dan MS ini tinggal berdua dan suami siri W terakhir kali datang ke rumah atau TKP pada 1 Juni 2022," pungkasnya.

Loading...