Pixel Code jatimnow.com

Disparbud Lamongan Berhasil Salin Manuskrip Kitab Amjah ke Bahasa Indonesia

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Buku salinan Kitab Amjah yang ditunjukan Disparbud Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Buku salinan Kitab Amjah yang ditunjukan Disparbud Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Manuskrip kuno yang disebut Kitab Amjah berhasil disalin ke Bahasa Indonesia. Hasil kajian menunjukan kitab tersebut mengisahkan cerita mukjizat 25 nabi dalam ajaran Islam.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubika menyebut hasil salinan tersebut merupakan upaya Pemkab setempat untuk melestarikan naskah kuno yang kini tersimpan rapi di Museum Sunan Drajat, di Kecamatan Paciran, Lamongan.

Peneliti didatangkan khusus dari tim ahli Universitas Gajah Mada, yang pada dasarnya untuk mengetahui kondisi naskah, alih aksara dan bahasa, serta nilai yang terkandung di dalamnya.

"Kini, kebutuhan pengetahuan khalayak umum mengenai warisan budayanya sendiri, khususnya naskah yang semakin meningkat. Melihat fenomena tersebut perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui isi naskah koleksi Museum Sunan Drajat ini," kata Rubikah, Jumat (24/6/2022).

Lebih jauh, Rubika berharap penggalian informasi terkait naskah-naskah ini bisa terus berkembang ke arah penelitian ilmiah mengenai perkembangan jejak Islam di Lamongan.

Baca juga:
Kitab Amjah, Manuskrip Kuno Bukti Napak Tilas Siar Islam di Pantura Lamongan

"Ini juga sebagai salah satu bentuk pelestarian warisan budaya bendawi. Sekaligus memberikan referensi pengetahuan dasar tentang isi dan nilai penting naskah koleksi Museum Sunan Drajat, bagi peneliti lanjutan yang akan mengkaji dalam perspektif berbeda," ujarnya.

Buku salinan Kitab Amjah tersebut boleh dipinjam.

Baca juga:
Ponpes Tertua di Mojokerto ini Punya Koleksi Kitab Berumur 400 Tahun

"Bagi yang berminat untuk membaca naskah kuno koleksi Museum Sunan Drajat tersebut bisa meminjam di Disparbud Lamongan," lanjut dia.

Loading...

Naskah kuno ini terdiri dari 302 halaman dan tidak memiliki penomoran halaman. Masing-masing halaman terdiri dari 19 baris tanpa bidang bingkai teks. Tiap larik atau baris diakhiri dengan tanda lingkaran menggunakan tinta merah tanpa iluminasi. 

Loading...