jatimnow.com - Arema FC mengakhiri kutukan enam tanpa kemenangan saat melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan Malang. Hasil skor 1 - 2 Arema FC lawan Persik Kediri memutus rekor tak pernah menang di kandang sendiri, sekaligus memutus catatan statistik tak pernah menang atas Persik, dalam tiga tahun terakhir.
Sempat buntu sepanjang laga, Arema FC kebobolan dari tendangan pemain pengganti Supriadi pada menit 80. Tapi hujan deras sejak menit 85 memang mengubah segalanya. Entah semangat apa, pemain jadi lebih semangat dan bermain lebih 'kesetanan' dalam membangun serangan dan tampak lebih sabar.
Hasilnya dari sebuah skema serangan dari sisi kiri pertahanan Persik Kediri memaksa Supriyadi pencetak gol justru melakukan gol bunuh diri di menit 95. Berselang beberapa detik jelang wasit Rio Permana Putra meniup peluit mengakhiri pertandingan, pemain pengganti Ian Puleio Araya mencetak gol dari sundulan skor berbalik 2-1 untuk kemenangan Arema FC.
Pelatih Arema FC Marcos Vinicius dos Santos Goncalves mengungkapkan, kerja keras dan bermain semangat hingga menit akhir jadi kunci kemenangan dramatis ini. Baginya hujan deras yang turun di menit 85 memang mengubah pertandingan, timnya diakui bermain lebih semangat. Apalagi dukungan 2.350 Aremania yang datang ke stadion melipatgandakan semangat tim.
"Saya tahu pasti Kediri tim kuat tim bagus, mereka juga punya pelatih baru yang bagus. Aku sudah sampaikan jadi memang pertandingan sangat sulit, tetapi ketika terjadi hujan itu jadi pintu bisa buat perubahan," kata Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/1/2026) malam.
Dirinya juga menyebut, penampilan empat pemain yang dimasukkan di babak kedua yakni Samuel Balinsa, Dwiki Mardiyanto, Dedik Setiawan, dan Ian Puleio Araya, jadi kunci perubahan, meski di menit 79 kehilangan Dalberto Luan akibat cedera.
Baca juga:
Kalah Dari Arema FC, Ini Komentar Pelatih Persik Kediri
Bahkan, nama terakhir mampu memanfaatkan sebuah umpan silang hingga mencetak gol kemenangan beberapa detik sebelum wasit Rio Permana Putra mengakhiri laga.
"Jadi pas Dalberto, keluar, jadi masuk Ian, Balinsa, jadi tim bangun, kerja keras empat orang itu, pemain yang baru masuk ini membantu kami. Semua penting, Dalberto, Ian , Balinsa, Dwiki, semua pemain, semuanya sama," ucap Marcos Santos, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Bek Arema FC Julian Guevara mengatakan, kemenangan dramatis ini sangat ia syukuri. Apalagi ia mengakui sebenarnya timnya bermain kurang bagus di pertandingan ini. Tapi kerja keras dan semangat pantang menyerah hingga akhir laga, berbuah hasil manis.
Baca juga:
Persik Kediri Doa Bersama Gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang Jelang Lawan Arema FC
"Mungkin hari ini kita bermain tidak baik, tetapi saya hanya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan setim saya, karena mereka telah melakukan semua yang mereka bisa, mereka bekerja sangat keras, dengan dedikasi dan keberanian untuk berjuang di lapangan seperti ini," ujar Julian Guevara
Kemenangan ini juga ia dedikasikan kepada Aremania yang masih terus sabar menunggu kemenangan dari enam pertandingan kandang sebelumnya. Ia pun meminta Aremania tetap datang ke stadion maupun mendukung Arema FC, dalam keadaan kalah, imbang, dan menang.
"Kita tahu kita harus kembali bangkit lagi, kita akan berjuang di atas lagi, kita akan menang lagi di kanan kiri kita sekarang ada banyak motivasi, kalau ada Aremania seperti hari ini kita rasakan dukungan itu jadi aku mau mengubahnya," tandasnya.