Pixel Code jatimnow.com

Gelaran Porprov Jatim, Bupati Hendy: Jember Siap Terima Agenda Internasional

Editor : Arina Pramudita Reporter : Dwi Kuntarto Aji
Opening ceremony Porprov Jatim 2022 di JSG. (Foto: Humas pemkab Jember/jatimnow.com)
Opening ceremony Porprov Jatim 2022 di JSG. (Foto: Humas pemkab Jember/jatimnow.com)

Jember - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 resmi dibuka. Sebanyak 14.486 atlet bertanding untuk merebutkan medali di 47 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan.

Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil mengatakan, Gelaran Porprov Jatim kali ini digelar secara meriah dan besar. Bahkan menurutnya melebihi pelaksanaan PON Papua.

"Jawa Timur sudah berhasil melebihi rekor dari pelaksanaan PON di Papua kemarin," ujarnya saat memberikan sambutan dalam Opening Ceremony Porprov Jatim di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Sabtu (25/6/2022) malam.

Pelaksanaan Porprov, lanjutnya, merupakan bagian dari mencari bibit-bibit muda berbakat dari setiap cabor yang nantinya bisa membawa nama bangsa Indonesia di kancah internasional.

"Ini bagian dari mempersiapkan generasi muda, sehingga siap mengukir prestasi di kancah nasional maupun internasional," imbuhnya.

Ada beberapa target yang menjadi konsennya, yakni dengan pengembangan SDM atlet dan juga sebagai geliat pemicu pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:
Dispora Jember Masih Ada Tanggungan Bonus Atlet di Porprov Jatim VII 2022

"Kami bertekad olahraga ini bisa menumbuhkan ekonomi serta mengembangkan SDM," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, Jember sebagai tuan rumah Porprov Jatim juga bagian dari peningkatan ekonomi masyarakat.

"Mulai dari banyak UMKM di setiap venue dan juga para atlet yang juga akan mengukir prestasi," ujarnya.

Baca juga:
Alhamdulillah... Uang Saku Atlet Jember di Porprov Jatim VII Akhirnya Cair

Ke depan, Jember akan selalu siap menerima tawaran sebagai lokasi pelaksanaan agenda olahraga bertaraf nasional maupun internasional.

"Kami di Jember siap menerima agenda nasional maupun internasional, sebab semua sudah standar internasional," tutupnya.