Pixel Code jatimnow.com

Aksi Heroik Wanita Kejar Penjambret di Malang Diganjar Penghargaan Kapolres

Editor : Arina Pramudita Reporter : Rizal Adhi Pratama
Abidatul Janah, korban jambret yang berhasil melumpuhkan pelaku saat menerima penghargaan dari Kapolres Malang. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Abidatul Janah, korban jambret yang berhasil melumpuhkan pelaku saat menerima penghargaan dari Kapolres Malang. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Aksi heroik Abidatul Janah (21) saat melawan penjambret pada April 2022 lalu, mendapat apresiasi kepolisian. Warga Desa Karangrejo, Kabupaten Malang itu diberi penghargaan langsung dari Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.

Abidatul menjadi korban perampasan saat melintas di Jalan Raya Bureng, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran pada 2 April 2022. Saat itu, ia dalam perjalanan pulang dari tempat kerja di Kecamatan Dampit menuju Kecamatan Kromengan.

Di lokasi, dia dipepet dua pria dari sisi kiri dan langsung mengambil HP yang diletakkan di dasbor motor. Tak menyerah, Abidatul pun mengejar pelaku yang melarikan diri ke area persawahan hingga jatuh terperosok. Di saat yang sama, motor yang dikendarai pelaku pun masuk ke sungai.

Aksi berakhir saat warga sekitar lokasi mengetahui kejadian tersebut dengan langsung memberikan bantuan dan melaporkannya pada polisi.

Abidatul Janah, wanita pemberani lawan penjambret di Malang.Abidatul Janah, wanita pemberani lawan penjambret di Malang.

Aksi kejar-kejaran hingga berhasil melumpuhkan pelaku jambret pun terdengar hingga Kapolres Malang. Melalui Kasi Humas Iptu Ahmad Taufik, kepolisian memberikan sebuah piagam penghargaan kepada korban.

"Mbak Abidatul Janah ini mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Bapak Kapolres Malang, atas keberaniannya untuk mengejar pelaku kejahatan," ucap Iptu Ahmad Taufik.

Baca juga:
Kisah Polisi Tolong Korban Kecelakaan

Penghargaan itu berdasarkan keputusan Kapolres Malang Nomor: KEP/45/VI/HUM.11./2022 tanggal 24 Juni 2022, tentang pemberian tanda penghargaan Kepala Kepolisian Resor Malang.

Taufik menyebut, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan oleh petugas dalam mengungkap tindak kejahatan.

"Karena tanpa bantuan dan informasi dari masyarakat, petugas akan cukup kesulitan menemukan (mengungkap) pelaku kejahatan," tandasnya.

Baca juga:
Aksi Heroik Ipda Tatang: Ganjal Laju Truk Rem Blong dengan Motor Dinas

Sementara itu, Abidatul menceritakan jika sebelum menjadi korban penjambretan, ia sudah merasa ada yang mengikutinya.

"Sejak pulang dari kerja di Indomaret Dampit saya awalnya tidak merasa di ikuti. Tapi sejak sampai Turen, saya mulai merasa ada yang aneh," bebernya.

"Soalnya pas saya pelan dia ikut pelan, dan saat saya kencang dia kejar saya. Dan saat sampai Bureng, HP saya yang ada di dasbor motor sebelah kiri langsung dirampas," pungkasnya.