Pixel Code jatimnow.com

Vaksinasi Sapi di Lamongan Sasar 8 Kecamatan Minim Sebaran PMK

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Vaksinasi PMK di Desa Gintungan, Kecamatan Kembangbagu Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Vaksinasi PMK di Desa Gintungan, Kecamatan Kembangbagu Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Lamongan mulai didstribusikan. Prioritas vaksinasi menyasar sapi potong dan pembibitan yang dilakukan secara dor to dor.

Vaksinasi perdana dilakukan di 8 kecamatan paling minim sebaran PMK. Jumlahnya sebanyak 1.500 dosis dan menerjunkan 74 vaksinator lapangan yang dibantu dari Universitas Brawijaya serta Unair Surabaya.

"Total vaksin yang kami terima 7 ribu dosis. Per hari ini 1.500 dosis menyebar di Kecamatan Ngimbang, Kedungpring, Modo, Babat, Laren, Kembangbahu, Sarirejo dan Sukodadi," ujar Wakil Bupati Lamongan Kh. Abdul Rouf saat melepas petugas vaksinator di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Selasa (28/6/2022).

Menurut pantauan di lapangan, vaksinasi di Desa Gintungan menyasar 200 sapi. Selain kategori potong dan bibit, juga menyasar kategori pedet atau sapi anakan.

Baca juga:
Pemkab Ponorogo Bakal Kucurkan Bantuan untuk Warga yang Sapinya Mati Akibat PMK

"Kami masifkan di kawasan yang minim PMK dulu. Sembari menunggu sapi terjangkit dilakukan penyebuhan," lanjut Abdul Rouf.

Nantinya sapi yang telah tervaksin ditandai dengan Eartag, juga pendataan dari petugas lapangan. Sementara itu, salah satu peternak Wito mengaku senang dengan divaksinnya sapi peliharaannya.

Baca juga:
Tinggal 1 Kecamatan Zero PMK, Bupati Lamongan Berencana Salurkan Bantuan Obat

"Kalau sudah di vaksin begini kan nggak terlalu takut, sapi juga bisa di gembalakan nggak di kandang terus-terusan," ujarnya.