Pixel Code jatimnow.com

Remas Payudara Murid, Pelatih Pencak Silat di Pasuruan Ditangkap Polisi

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Moch Rois
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Pasuruan - Seorang gadis berinisial F (14) di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, menjadi korban pelecehan seksual. Peristiwa dialami siswi kelas 2 SMP itu saat mengikuti kegiatan ekstrakulikuler pencak silat. Pelakunya tak lain adalah sang pelatih bernama Riski Rudi Aziz, (26) warga Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

"Tersangka yang merupakan pelatih pencak silat itu sudah kami amankan," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo, Selasa (5/7/2022).

Adhi menerangkan, kejadian pencabulan terjadi pada Selasa (28/6) pukul 16.30 WIB. Di tengah kegiatan pencak silat, F disuruh tersangka ke kamar mandi untuk melepas bra yang dikenakan.

"Saat korban sudah telanjang dada di kamar mandi untuk melepas bra, tersangka datang menyelinap masuk ke kamar mandi dan meremas payudara korban," ungkapnya.

Usai meremas payudara, tersangka menyuruh korban mengenakan kembali pakaiannya. Lalu meminta korban kembali berlatih pencak silat bersama kawan-kawannya.

Baca juga:
Sidang Lanjutan Mas Bechi akan Hadirkan 40 Orang Saksi

Setelah pulang ke rumahnya, F mengadukan tindakan asusila yang dilakukan tersangka kepada orang tuanya. Pihak keluarga pun tidak terima dan langsung melapor ke Mapolsek Purwodadi sekitar pukul 18.00 WIB. Kemudian diteruskan ke Unit PPA Polres Pasuruan.

"Usai mendapat laporan dan korban kami lakukan visum, petugas langsung mengamankan tersangka," terangnya.

Baca juga:
Predator Anak di Jember Dilaporkan Polisi, Begini Modus Pencabulannya

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku bernafsu melihat korban. Kemudian merencanakan trik untuk meremas payudara korban.

"Tersangka berdalih agar korban mentalnya kuat, sehingga merencanakan trik untuk meremas payudara korban. Korban yang takut melawan pun tidak berani berteriak," tandasnya.