Pixel Code jatimnow.com

Alhamdulillah... Uang Saku Atlet Jember di Porprov Jatim VII Akhirnya Cair

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Dwi Kuntarto Aji
Atlet Jember yang berlaga di Porprov Jatim VII. (Foto : Dwi Kuntarto Aji)
Atlet Jember yang berlaga di Porprov Jatim VII. (Foto : Dwi Kuntarto Aji)

Jember - Atlet Jember yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII 2022 akhirnya bisa tersenyum. Uang saku yang sempat tertahan pencairannya, kini sudah masuk ke rekening masing-masing. Ini setelah ada koordinasi antara DPRD dengan Bupati Jember Hendy Siswanto.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan Bupati Jember setelah ada polemik uang saku atlet di Porprov Jatim VII. Hasil komunikasi kemudian diteruskan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember.

"Ya, kami sampaikan memang polemik ini sudah mencuat dan Komisi D DPRD Jember juga sudah menindaklanjuti," jelas Halim, Jumat (15/7/2022).

Adapun uang saku atlet sebesar Rp100 per hari selama pelaksanaan Porprov. Dalam interval waktu 10 hari sudah masuk ke rekening masing-masing.

"Kami dapat informasi bahwa bupati telah menegur Dispora sehingga sudah mencairkan uang saku tersebut per hari ini," imbuhnya.

Baca juga:
Apresiasi Capaian di Porprov Jatim, Mas Dhito Angkat Atlet Kediri Jadi Satpol PP

Ketua DPC Gerindra Jember itu menegaskan, hal sperti ini seharusnya tidak terjadi. Sebab memang sudah menjadi tugas dan kewajiban pemerintah kepada masyarakat. OPD harus mampu menerjemahkan perintah bupati. Sehingga persoalan seperti ini tidak menjadi polemik.

"Ini hanya hal teknis yang tidak membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan. Apalagi mereka sudah berjuang untuk Kabupaten Jember dalam Porprov Jatim," tandasnya.

Baca juga:
Dispora Jember Masih Ada Tanggungan Bonus Atlet di Porprov Jatim VII 2022

Dikonfrimasi terpisah, Kadispora Jember Murdiyanto menjelaskan memang sebelumnya ada kendala administrasi di internal. Sehingga mengalami keterlambatan pembayaran. Sebelumnya ada perbaikan data penerima uang saku. Jadi perlu diperiksa kembali agar tidak salah.

"Memang ada yang belum cair karena kendala administrasi. Tapi sudah banyak yang cair, sudah 50 persen lebih, mas," tuturnya.