Pixel Code jatimnow.com

Jadi Syarat Bepergian, Warga Lamongan Buru Vaksinasi Booster

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Adyad Ammy Iffansah
ilustrasi
ilustrasi

Lamongan - Usai terbit surat edaran menteri dalam negeri (Mendagri) terkait vaksin booster jadi syarat utama bagi pelaku perjalanan, warga Lamongan mulai memburu vaksin dosis ke-3 tersebut.

Meningkatnya animo warga Lamongan ini diketahui setelah sebelum diterbitkannya SE vaksinasi, permintaan booster sangat rendah, yakni 20,89 persen.

Hal itu diungkapkan Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Dinkes Lamongan, Indra Tsani. Ia mengaku permintaan booster mulai diserbu warga dalam sepekan terakhir.

"Sebelumnya hanya 20 persen, tapi setelah turun SE Mendagri tentang booster untuk pelaku perjalanan Selasa (12/7/2022) kemarin, mulai banyak lagi," ungkap Indra, Sabtu (16/7/2022).

Diakui, Indra, capaian booster di Lamongan yang rendah sebelumnya disebabkan kurangnya kesadaran dan animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster padahal capaian vaksinasi pertama dan kedua sangat tinggi.

Baca juga:
Perbaikan Jembatan Ngaglik 1 Lamongan Dikebut, Target 2 Bulan Kelar

"Per hari ini sudah 21 persen dan terus bertambah, serta mulai diburu warga," terang dia.

Dari rincian Dinkes Lamongan, vaksinasi dosis 1 sudah hampir 90 persen, dosis 2 mencapai 78 persen. Pihaknya pun kini terus menggenjot capaian vaksinasi booster. Vaksinasi booster diangka 21 persen sudah diterimakan kepada kurang lebih 219 ribu warga.

"Booster bisa didapat di seluruh Puskesmas di Lamongan, dan Kantor Dinkes Lamongan Jl. Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan," ujarnya.

Baca juga:
Persela Lamongan Bertekad Kembali ke Kasta Tertinggi Liga Indonesia

Mengenai stok, Indra mengungkap jika sampai saat ini ketersediaan vaksin booster masih aman dengan droping yang terus diterima.

"Masih aman 4000 dosis, ini sebaiknya di serap warga agar tidak kadaluarsa," terangnya.