Pixel Code jatimnow.com

Daftar Nama Jemaah Haji Kloter Surabaya yang Meninggal di Arab Saudi

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Ni'am Kurniawan
ilustrasi
ilustrasi

Surabaya - Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya Abdul Haris membeberkan, kurang lebih ada 17 jemaah yang dinyatakan meninggal dunia di Arab Saudi saat menjalankan ibadah haji.

Haris menjelaskan, dari 17 CJH yang meninggal dunia, 11 orang meninggal di Kota Mekkah, tiga orang di Mina, dua di bandara, dan satu orang di Madinah.

"Tercatat, tujuh orang meninggal dunia pra azmuna, lima orang masa armuzna, serta lima orang yang meninggal pasca armuzna," ucap Haris, di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Selasa (19/7/2022).

Haris mengatakan, 12 diantaranya meninggal akibat serangan jantung, dan sisanya akibat sakit yang menyerang pencernaan.

Pihaknya juga memastikan, jemaah-jemaah yang meninggal di Tanah Suci akan mendapat asuransi dari PT Asuransi Takaful Keluarga.

"Untuk nominalnya dibagi dalam beberapa kategori. Jika CJH meninggal dunia/wafat bukan karena kecelakaan akan mendapatkan nilai asuransi sebesar Rp39.886.009,” ujarnya.

Baca juga:
Seorang Jemaah Haji asal Tulungagung Tertahan di Tanah Suci, Ini Sebabnya

Sementara bagi jemaah haji yang meninggal dunia/wafat karena kecelakaan akan mendapatkan nilai asuransi sebesar Rp79.772.018.

"Serta CJH gaib yang dalam waktu enam bulan sejak tanggal kepulangan kloter terakhir tidak ditemukan dapat dikategorikan meninggal dunia/wafat mendapatkan Rp39.886.009,” lanjutnya.

Selain akan mendapatkan klaim asuransi, ahli waris jemaah haji yang meninggal dunia juga akan mendapatkan sertifikat haji/badal haji, serta lima liter air zam-zam.

Baca juga:
Kang Giri Minta Jemaah Haji Ponorogo Doakan Snack dan Permen, Lho?

Berikut daftar 17 nama jamaah haji meninggal di Arab Saudi:

1. Bawuk Karso Samirun (58), kloter 8 asal Kabupaten Lamongan
2. Alfin Hartini Soengeb (59), kloter 9 asal Kabupaten Tulungagung
3. Fadlilah Muhaki Al Hapisa (62), kloter 22 asal Kabupaten Probolinggo
4. Samiran Mudjiono Kartoredjo (64), kloter 10 asal Kabupaten Nganjuk
5. Kiroatul Khoiroh Basari (60), kloter 37 asal Kota Surabaya
6. Sriwati Tilam Sari (65), kloter 38 asal Kota Mojokerto
7. Sawar Tawi Murjiya (61), kloter 30 asal Kabupaten Bondowoso
8. Makhulah Samian Pirak (55), kloter 4 asal Kabupaten Lamongan
9. Ngatminah Moenali Yusuf (63), kloter 36 asal Kota Surabaya
10. Karno Karto Sido (57), kloter 6 asal Kabupaten Magetan
11. Titik Andayani Suwadi (50), kloter 36 asal Kota Surabaya
12. Lilik Nurhasanah Judi (49), kloter 29 asal Prov. Bali
13. Muhammad Yasin Matali (64), kloter 33 asal Kabupaten Sidoarjo
14. Siti Aminah Alip Rais (62), kloter 28 asal Kabupaten Banyuwangi
15. Watiah Saim Muksin (51), kloter 17 asal Kabupaten Pasuruan
16. Isbir Salim Hasib (61), kloter 24 asal Kabupaten Situbondo
17. Ali Muksin Abdul Latif (56), kloter 36 asal Kota Surabaya