Pixel Code jatimnow.com

Hotma Sitompul Datangi SPI Kota Batu, Ngapain?

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Galih Rakasiwi
Pengacara Hotma Sitompul mendatangi SPI Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Pengacara Hotma Sitompul mendatangi SPI Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Tim kuasa hukum Julianto Eka Putra (JEP) yaitu Hotma Sitompul bersama rekan mendatangi Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, usai mengikuti sidang, Rabu (20/7/2022).

Tujuannya yaitu memberikan motivasi moril kepada pengurus yayasan, para guru dan terutama para pelajar. Di SPI, Hotma bertemu langsung dengan pengurus yayasan, guru dan beberapa pelajar.

Menurutnya, keberadaan SPI harus tetap dilindungi. Banyak anak-anak yang menggantungkan cita-cita di SPI. Proses belajar mengajar di SPI terus berjalan dan tidak terkait dengan proses hukum yang saat ini berlangsung.

"Apa yang dilakukan SPI ini mulia, berapa banyak organisasi seperti apa yang telah dipikirkan dan dilakukan oleh SPI. Dan garis bawahi ya, jangan sampai ada orang atau kelompok yang memiliki agenda tersembunyi untuk mengambil alih sekolah," tegas Hotma.

Dia menilai SPI memiliki tujuan mulia yaitu mendidik anak-anak dengan berbagai latar belakang sosial dan agama dengan tanpa biaya alias gratis. Seyogyanya banyak pihak melindungi keberlangsungan sekolah.

Baca juga:
Sidang Tuntutan Kekerasan Seksual JEP di PN Malang Ditunda

"Jadi kita perlu menjaga SPI bersama. Begitu banyak lulusan SPI yang menjadi orang baik. Saya bilang ke anak-anak, tetap semangat menuntut ilmu," paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan SPI, Sendy F Tantono menguraikan bila para pelajar dan guru sangat membutuhkan dukungan moril. Keberadaan mereka selama ini cukup tertekan dengan banyaknya isu yang berkembang di luar.

"Sekolah membutuhkan dukungan, mari para pihak-pihak yang peduli terhadap pendidikan bisa memberikan dukungannya, baik secara langsung maupun tidak langsung," urainya.

Baca juga:
JPU Siapkan Tuntutan Maksimal untuk JEP, Pemilik Sekolah SPI Kota Batu

Paling penting yaitu bisa membedakan proses hukum dan keberadaan sekolah supaya anak-anak bisa fokus belajar di sekolah. Terlebih sejauh ini banyak pihak yang mendukung yayasannya.

"Intinya yayasan sangat berterima kasih atas dukungannya, anak-anak harus fokus belajar. Dukungan untuk anak-anak begitu berharga, serta saya pastikan bahwa SMA SPI akan tetap eksis dan terus menampung anak-anak dari seluruh Indonesia," paparnya.