Pixel Code jatimnow.com

PSSI Jatim Sebut Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Editor : Arina Pramudita Reporter : Zain Ahmad
Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh saat memberikan keterangan pembukaan rapat Kongres PSSI Jawa Timur di Surabaya soal Kualifikasi Grup F Piala Asia U-20 2023. (Foto: Pras for jatimnow.com)
Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh saat memberikan keterangan pembukaan rapat Kongres PSSI Jawa Timur di Surabaya soal Kualifikasi Grup F Piala Asia U-20 2023. (Foto: Pras for jatimnow.com)

Surabaya - Piala Dunia U-20 2023 rencananya akan digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni di Indonesia. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengusulkan sejumlah venue yang akan dijadikan tempat bertanding, salah satunya Gelora Bung Tomo (GBT) di Surabaya.

Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh mengatakan, GBT diusulkan sebagai venue karena menurutnya persiapan Kota Surabaya sebagai tuan rumah sudah matang.

"Kota Surabaya sudah masuk nominasi, sudah ditunjuk bidding yang dulu. Surabaya juga disetujui FIFA. Kita lalu berhenti dua tahun (pandemi). Dua tahun ini ada perbaikan macam-macam, nanti datang lagi dari FIFA. Mudah-mudahan bisa terpilih," kata Riyadh usai pembukaan Kongres PSSI Jawa Timur di Surabaya, Rabu (20/7/2022).

"Saya kira sudah oke Surabaya. Masalah bau (sampah) nanti ada kimia yang bisa menghilangkan kalau nggak salah itu. Tapi waktu diinspeksi tidak bau, cuma kemungkinan arah angin itu kadang-kadang. Pada saat di stadion anginnya arahnya ke stadion baru. Kalau anginnya ke laut aman. Tapi akan terus dibenahi, perbaiki," tambahnya.

Riyadh mengatakan jika pihak terkait telah menyanggupi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu, akses jalan menuju Stadion GBT juga sudah dipastikan aman sebelum kompetisi digelar.

Baca juga:
Jatim Diusulkan Jadi Venue Kualifikasi Grup F Piala Asia U-20 2023

"Tapi Pemprov sanggup semua menghilangkan itu. (Akses jalan) kan hampir jadi. Itu diperkirakan bebarapa bulan sebelumnya sudah jadi. Ya semoga kota kebanggan kita, supaya Jawa Timur, kita bekepentingan sekali untuk meningkatkan animo sepak bola. Pasti berubah. Setiap Piala Dunia pergerakan sepak bola pasti berubah," jelasnya.

Soal GBT yang digunakan untuk pertandingan lain sebelum Piala Dunia U-20 2023 digelar, Riyadh menyebut hal tersebut diatur tersendiri.

Baca juga:
Ini Cara Bambang Suryo Cs Mengatur Skor dan Suap di Liga 3 Zona Jatim

"Kalau itu ada aturannya nanti. Mungkin sterilisasinya, tergantung nanti kualitas rumputnya ikut yang grid apa nanti. Menentukan ini harus istirahat satu bulan, dua bulan ada di situ nanti," paparnya.

"Tapi lapangan latihan oke semua. Nanti ada tambahan lagi di Sidoarjo harus dipersiapkan untuk lapangan latihan, harus sebanyak-banyaknya yang kita sodorkan. Itu salah satunya jadi penilaian. Ini stadionnya, tapi lapangan latihannya menyebar," pungkas Riyadh.