Pixel Code jatimnow.com

Lamongan Punya Sirkuit Motocross Bertaraf Nasional, Begini Spesifikasinya

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Trek sirkuit motocross di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Trek sirkuit motocross di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Sirkuit motocross berstandar nasional dibangun di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan. Kini progres pengerjaan sudah mencapai 75 persen. Bagaimana spesifikasinya?

Sirkuit di Lamongan akan digunakan untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross. Even dijadwalkan dihelat pada 6-7 Agustus mendatang.

Kabag Perekonomian Pemkab Lamongan Erwin Sulistya Pambudi mengungkapkan, sirkuit motocross dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektare. Kini sudah memasuki tahap penyelesaian.

"Yang akan membedakan sirkuit ini dengan lainnya yang sudah ada di Indonesia adalah panjang dan luasan sirkuit, tipikal handicap dan manuver lintasan," tuturnya, Kamis (21/7/2022).

Baca juga:
Jadi Panggung Nasional, Siapa di Balik Pembangunan Sirkuit Jotosanur Lamongan?

Panjang trek balap juga menjadi pembeda jika dibandingkan dengan sirkuit lain. Panjangnya sekitar 1,4 kilometer.

"Pembuatan desain sirkuit motocross melibatkan arsitek yang telah berpengalaman dalam mendesain sirkuit-sirkuit motocross tingkat nasional maupun internasional," urainya.

Baca juga:
Menjajal Sirkuit Jotosanur Lamongan, Ini Kekurangan dan Kelebihannya

Disebutkan Erwin, kapasitas penonton diperkirakan mencapai 2.000 orang. Sirkuit juga dilengkapi dengan tempat khusus bagi pelaku UMKM lokal.

"Kami akan data terkait para pedagang, UMKM. Kami memprioritaskan masyarakat sekitar. Kami harus mengangkat ekonomi lokal, desa-desa sekitarnya. Adapun nanti tambahan dari UMKM yang lain, kami akan susun juga," tuturnya.