Liputan Haji 2018

Jamaah Haji Beresiko Tinggi Ditandai dengan Gelang Warna Oranye

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Arry Saputra

Suasana pemberangkatan Jamaah calon haji (JCH) di Bandara Internasional Juanda

jatimnow.com - Sebanyak 163 Jamaah Calon Haji (JCH) kloter pertama embarkasi Surabaya, dinyatakan sebagai kategori kondisi kesehatan risiko tinggi (Risti).

Catatan koordinator pendamping medis kloter pertama, Dr Sandy Hendrayono, menyebutkan, 163 jamaah haji berisiko tinggi ini berkisar dalam usia 45 hingga 80 tahun. Penyakit yang diderita macam-macam, seperti hipertensi, diabet, pascastroke, obesitas, dan masih banyak lagi.

"Semua kategori itu kami ketahui setelah para jamaah menjalani proses dan pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya," terang Sandy sesaat sebelum keberangkatan di Bandara Internasional Juanda, Selasa (17/7/2018).

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, para jamaah berisiko ini diwajibkan memakai gelang penanda khusus. Hal ini dilakukan agar para pendamping bisa dengan mudah mengetahui dan memilah, untuk memperhatikan kondisi kesehatan para jamaah itu.

"Untuk yang berisiko kita kasih gelang oranye, gelang itu itu tetap dipakai dari berangkat sampai pulang nanti," ujar pegawai Dinas Kesehatan Situbondo ini.

Disamping itu, obat-obatan untuk para jamaah juga sudah disiapkan dari daerah masing-masing.

Sementara itu, di setiap satu kloter keberangkatan haji, terdapat lima petugas yang mendampingi yang terdiri dari, 1 kepala kloter, 1 pendamping ibadah, 1 dokter, dan 2 paramedis.

"Semua petugas ini diharapkan bisa memberikan pelayanan dan pendampingan pada semua jamaah, baik masalah kesehatan, kemanan, perlindungan maupun bimbingan," pungkasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto




jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter