Pixel Code jatimnow.com

Lama Mati Suri, DPD IPHI Jatim Bangkit Gelar PKPA dan UCA

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zain Ahmad
Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP IPHI, Dance Yohanes didampingi anggota DPD IPHI Jatim. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com).
Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP IPHI, Dance Yohanes didampingi anggota DPD IPHI Jatim. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com).

Surabaya - Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) mengadakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Calon Advokat (UCA) di Wisma Yani Golf Surabaya, Sabtu (23/7/2022).

PKPA dan UCA yang digelar DPD IPHI Jatim ini merupakan awal kebangkitan setelah sekian lama mati suri. Dengan diikuti 23 peserta ini, harapannya bisa bangkit dan menetaskan advokat-advokat terbaik ke depannya.

Ketua DPD IPHI Jatim, Henry Rusdijanto mengatakan bahwa IPHI saat ini telah memiliki anggota advokat yang jumlahnya ratusan orang, yang tersebar di 33 DPC di Jawa Timur.

"Kalau anggota kita ada sekitar 500 lebih. Tersebar di Jawa Timur," sebutnya usai memantau pelaksanaan ujian calon advokat tersebut.

Henry mengatakan, sebelum PKPA dan UCA ini digelar kembali, pihaknya sebelumnya juga pernah mengadakan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pada 2015 lalu. Namun di tahun-tahun berikutnya dihentikan lantaran ada aturan hanya Peradi yang bisa mengadakan.

Para calon advokat saat mengikuti PKPA dan UCA. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)Para calon advokat saat mengikuti PKPA dan UCA. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

"Setelah masa transisi kemudian banyak bermunculan organisasi advokat baru, dan
melihat situasi itu kami hari ini mengadakan PKPA dan UCA. Ini merupakan awal kembangkitan," jelasnya.

Ia pun berharap agar calon advokat yang ikut ujian dan PKPA tidak ragu dengan kemauan IPHI yang di dalamnya telah mencetak pengacara-pengacara handal dan berintegritas.

Baca juga:
Wagub Jatim Lantik Ipong Jadi Ketua IPHI Ponorogo, Ini Pesannya

"Makanya calon peserta baru jangan khawatir ikut di IPHI, karena kami ini sudah banyak pengacara senior, tidak perlu diragukan lagi kemampuan IPHI untuk mengadakan ujian calon advokat," tegas advokat senior itu.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP IPHI, Dance Yohanes yang dalam kegiatan itu turut langsung memantau pelaksanaan ujian calon advokat, bahwa ini merupakan awal kembagkitan IPHI setelah lama vakum.

"Tentunya ini diharapkan akan menjadi pioneer bagi kebangkitan IPHI. Ini juga menjadi pertanda baik dan langkah awal setelah selama vakum. IPHI ini lahir di Jawa Timur, jadi bangkitnya memang harus dari sini. Kalau Jawa timur sudah bergerak, ini tinggal nunggu, Jawa Timur pioneernya," ujar Dance.

"Kami juga ketahui bahwa IPHI yang sekarang adalah semangat IPHI yang dulu, yang militan, dan kita akan buktikan bahwa advokat-advokat IPHI adalah advokat-advokat pejuang, berintegritas dan berdedikasi tinggi," tambahnya.

Baca juga:
Munaslub Tandingan Digelar di Jakarta, Ketua IPHI: Mereka Diduga Liar

Sementara Ketua Panitia PKPA dan UCA, Irdian Saputra mengatakan bahwa terdapat perbedaan dalam pelaksanaan PKPA dan UCA tersebut. Kali ini, para peserta calon advokat terlebih dahulu mengikuti ujian, jika lulus maka akan dilanjutkan dengan mengikuti PKPA.

"Sebelum ujian, kami bekali dulu dengan tryout," jelasnya.

Sebelum mengikuti try out ujian, para peserta terlebih dahulu harus lolos dari persyaratan administrasi.

"Ketika lolos mereka lanjut ke ujian, lalu ikuti PKPA, dan yang terakhir akan diajukan pelantikan dan sumpah oleh IPHI ke Pengadilan Tinggi," tandasnya.