jatimnow.com
Polisi Selidiki Kabar Pelemparan Batu Bus Rombongan Haji di Surabaya

Foto viral kaca bus rombongan haji pecah di Surabaya

jatimnow.com - Bus rombongan Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Surabaya diduga dilempari orang tak dikenal di Jalan Margorejo Indah, Surabaya, Rabu (18/7/2018).

Menurut informasi yang dihimpun jatimnow.com, akibat dari kejadian itu kaca samping kanan bus yang memuat rombongan JCH pecah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Faridul Ilmi, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya pelemparan bus rombongan haji. Faridul yang menjabat sebagai Kabid Haji dan Umrah Kemenag Jatim ini mengaku hanya sebatas mendapat informasi saja, belum mendapat laporan resmi.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

"Ya informasi itu baru saya terima, tapi saya masih belum terima laporannya," jelas Faridul Ilmi.

Selain itu, pihaknya juga tidak mengelak karena otoritas transportasi pengangkutan para JCH itu, sepenuhnya dijalankan oleh kementerian perhubungan yang tergabung dalam kepanitiaan Ibadah Haji tahun 2018 ini.

"Untuk angkutan dan pengawal ditahun ini, sepenuhnya atasĀ  kerjasama dengan Menteri Perhubungan," katanya.

Ia menjelaskan, saat pemberangkatan dalam sekali jalan. Terdapat 11 armada bus dan 1 cadangan, mobil ambulance, dan dua mobil patwal polisi.

"Semua angkutan yang digunakan itu bus DAMRI. Tapi yang mengatur transportasi mulai dari jalur darat maupun jalur udara itu semuanya yang menangani Saudi Arabia airline," katanya.

Saat ditanya saat ini 11 bus itu terparkir dimana, ia mengatakan bahwa semuanya bus saat proses pengantaran semuanya ada dijalan artinya mobile. Namun saat di parkiran Asrama Haji semuanya dalam keadaan baik tidak ada yang pecah.

"Tapi kita masih menunggu laporan dari para driver bus-nya apakah kejadian itu benar-benar terjadi atau tidak," terangnya.

Sementara itu, saat informasi ini dikonfirmasikan ke Polrestabes Surabaya. Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menyebut, atas peristiwa tersebut, pihaknya menerjunkan tim dari Unit Resmob untuk mengidentifikasi pelakunya.

Loading...

"Akan kami selidiki. Tim masih bekerja di lapangan," katanya singkat.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto





Berita Terkait