Pixel Code jatimnow.com

Kisah Pilu Siswi SMP Lamongan Hamil Laporkan Mantan Pacar ke Polisi

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Siswi SMP dan suami yang melaporkan mantan pacar ke Polres Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Siswi SMP dan suami yang melaporkan mantan pacar ke Polres Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - P (14) siswi SMP asal Kecamatan Sukodadi, Lamongan yang hamil di tangan mantan pacarnya menceritakan awal mula perkara dan pertemuan dengan sang pria idaman.

P yang selama ini memilih diam lantaran tekanan sosial akhirnya berani melaporkan BA (18) ke Polres Lamongan. P menceritakan awal pertemuan dengan BA bermula dari perkenalan singkat dan berlanjut ke hubungan asmara.

"Berawal saat saya masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Sedang BAM kelas 3 SMK. Saya disuruh ke rumah BAM, di Kecamatan Sukodadi, tiba-tiba langsung dipaksa diajak masuk kamar," terang P saat ditanya Rabu (4/8/2022) kemarin.

P mengaku dibujuk BA untuk main ke kamarnya. Tak menggubris ajakan BA, P terus dirayu hingga BA mengucap bakal menikahi P.

Baca juga:
Perbaikan Jembatan Ngaglik 1 Lamongan Dikebut, Target 2 Bulan Kelar

"Akhirnya saya tidak bisa berbuat apa-apa, hingga akhirnya terjadi hubungan suami istri. Kejadian berulang sampai sepuluh kali. Terakhir November 2021," terangnya.

Diketahui, F warga sedesa tetapi beda dusun, menikahi P awal Juni 2022. Dia mengaku sudah mengetahui kasus dan kondisi istrinya yang sudah dalam kondisi hamil 6 bulan. Tetapi, dia dan keluarganya menerima apa adanya.

Baca juga:
Persela Lamongan Bertekad Kembali ke Kasta Tertinggi Liga Indonesia

"Sebelum nikah dia sudah cerita apa adanya. Dan saya juga sudah dengar, " kata F menimpali P.