Pixel Code jatimnow.com

KIB Bakal Rumuskan Visi-Misi dalam Silaturahmi Nasional di Surabaya

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Ni'am Kurniawan
Ketua Golkar Jatim M Sarmuji (kiri), Ketua PPP Jatim Munjidah Wahab (tengah), Ketua PAN Jatim Ahmad Rizki Sadig (Foto: Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua Golkar Jatim M Sarmuji (kiri), Ketua PPP Jatim Munjidah Wahab (tengah), Ketua PAN Jatim Ahmad Rizki Sadig (Foto: Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Silaturahmi Nasional Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal digelar di Surabaya pada Minggu (14/8/2022).

Selain silaturahmi, forum itu juga akan membahas rumusan visi dan misi KIB ke depan, sekaligus menjadi rekomendasi calon presiden (capres) yang akan diusung KIB dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kita mengundang para pakar, akademisi, rektor, tokoh masyarakat untuk bisa mencermati, menilai, apakah visi ini perlu diperkuat lagi dengan gagasan-gagasan baru. Kami berharap mereka berkontribusi memberikan penguatan terhadap visi-misi KIB," ujar Ketua Golkar Jatim, M Sarmuji, di Hotel Shangrila Surabaya, Jumat (12/8/2022).

Visi-misi itu nanti akan dirumuskan oleh setiap Ketua Umum di KIB, mulai Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan dan Suharso Monoarfa. Mereka juga akan memaparkan rencana KIB secara terbuka yang bisa dibaca publik untuk menilai, mewarnai, sekaligus berkontribusi untuk bakunya visi-misi KIB.

"Visi-misi ini digagas oleh para ketum kami tiga orang ketum, menggagas visi-misi KIB, ada bahasanya di masing-masing partai dan ini akan menjadi visi-misi calon presiden yang akan kita usung," imbuh Sarmuji.

Di tempat yang sama, Ketua PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig mengatakan, alasannya memilih Jawa Timur sebagai lokasi perumusan karena wilayah tersebut dikenal lebih kaya dengan pemikiran, dan heterogen terhadap perwakilan elemen masyarakat.

Baca juga:
KIB Siap Bawa Politik Gagasan, Gerus Politik Identitas dalam Pilpres 2024

"Kita KIB, harapannya semua Indonesia juga melakukan hal yang sama untuk meresonansikan untuk melakukan kajian-kajian di wilayahnya masing-masing, untuk memberi masukan apakah perlu diperbaiki atau dimaksimalkan," jelas Rizki.

Rizki menambahkan, ketiga ketua umumnya saat ini berada pada sektor yang dekat dengan masyarakat. Ketum PPP Suarso sebagai Ketua Badan Pembangunan Nasional, Ketum Golkar Airlangga sebagai Menko Perekonomian yang tahu tentang persoalan ekonomi. Kemudian Ketum PAN Zulkifli Hasan sebagai Menteri baru juga memahami tentang masalah perdagangan.

"Harapannya ada tambahan informasi lain yang kurang sempurna dan itu akan terus berjalan di seluruh wilayah Indonesia," terangnya.

Baca juga:
Soal Usulan Khofifah-Emil Jilid II, Partai di KIB Kompak Sentil Demokrat Jatim

Sementara Ketua PPP Jatim, Munjidah Wahab mengatakan, personel KIB memiliki porsi yang lengkap untuk diterima ditengah masyarakat. Golkar sebagai wajah partai nasionalis, dan PAN-PPP sebagai wajah religius.

"Jadi tidak hanya ditingkat pusat dan provinsi tapi bisa kita bawa ke Kabupaten dan Desa. Jadi kalau siapa yang terpilih, nanti. Saya menyambut baik, ini kekuatan yang luar biasa, semoga mewakili semuanya, InsyaAllah mudah-mudahan apa yang kita tetapkan ini diridloi Allah dan bisa membawa warna untuk Imdonesia kedepan," papar Munjidah.