Pixel Code jatimnow.com

Siswa Dianiaya Teman hingga Meninggal Dunia, Keluarga Kecewa pada SMKN 2 Jember

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Dwi Kuntarto Aji
ilustrasi
ilustrasi

Jember - Pihak keluarga RAP (16), siswa SMKN 2 Jember yang menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia, mengaku mendapat kabar dari tetangganya bukan dari pihak sekolah.

Menurut orang tua korban, Sutamar, dirinya mendapat kabar tersebut pukul 13.00 WIB dari salah satu tetangganya.

" Ya yang pasti kaget Mas. Tiba-tiba dapat kabar bahwa anak saya sudah meninggal dunia," ujar sutamar saat dikonfirmasi melalui telepon seluler (23/8/2022) malam.

Setelah mendapat kabar dari tetangganya itu, Sutamar langsung menuju ke rumah sakit dr Soebandi Jember.

"Setelah dapat kabar saya langsung cek ke rumah sakit. Ya, benar itu anak saya dan memang ketika saya datang sudah meninggal," jelasnya.

Di sisi lain Sutamar mengaku kecewa kepada pihak sekolah, yang menurutnya sengaja untuk menutupi kejadian tersebut. Bahkan ia mengatakan pihak sekolah pun tidak menghubunginya.

Baca juga:
Dialog dan Sosialisasi RUU KUHP, Bukti Pemerintah Transparan dan Demokratis

"Ya lucu saja yang memberi kabar kok tetangga saya, bukan dari pihak sekolah, kan aneh itu," katanya.

Saat di rumah sakit, pihak sekolah yang hadir juga tidak bisa memberikan keterangan kepada keluarga. Padahal kejadian tersebut masih di lingkungan sekolah.

"Saya ketemu guru saat di rumah sakit, tapi ketika saya tanya mereka hanya menjawab tidak tahu terus, kok ada kesan ditutupi," ungkapnya.

Baca juga:
Warga Lumajang Babak Belur Gegara Gagal Curi Motor

Atas kejadian yang menimpa anaknya ini, pihak keluarga sudah melaporkan ke Polsek Sumbersari Jember.

"Ya kami laporkan ke Polsek sekitar pukul 17.00 WIB," pungkasnya.