Pixel Code jatimnow.com

Info Rek! Umrah Makin Nyaman, Arab Saudi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Ni'am Kurniawan
Stand Ziarah Hati Indonesia, Tour and Travel di Royal Plaza Surabaya (Foto: Aziz for jatimnow.com)
Stand Ziarah Hati Indonesia, Tour and Travel di Royal Plaza Surabaya (Foto: Aziz for jatimnow.com)

Surabaya - Kabar baik bagi warga Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umrah. Sebab, Arab Saudi sudah melonggarkan aktivitas bermasker bagi calon jemaah yang hendak umrah.

Hal itu diungkapkan, Owner Ziarah Hati Indonesia, Tour and Travel Moch. Mas Amiruddin. Berdasarkan SE yang ia terima, pemerintah Arab Saudi sudah membuka pembatas Ka'bah Al Musyarrafah yang pada saat pandemi dibatasi sampai empat meter. Selain itu, protokol kesehatan sudah sangat longgar.

"Masuk Arab Saudi tidak perlu tes PCR, masker juga sudah nggak pakai, kecuali di ruangan yang tertutup, jadi di luar sudah boleh lepas masker," ujarnya, dalam pembukaan stand Travel Expo 2022 yang dibuka mulai tanggal 24-28 Agustus di Atrium Royal Plaza Surabaya, Rabu (24/8/2022).

Ia mengajak kepada seluruh warga Indonesia khususnya Surabaya tidak perlu takut melaksanakan ibadah umrah dengan aturan pengetatan prokes di sana. Namun, bagi calon jemaah tetap wajib melakukan suntik ICV (meningitis), minimal 14 hari sebelum berangkat umrah.

Baca juga:
UK Petra PTS Terbaik di Surabaya Versi QS Asia University Rankings 2023

"User friendly, sudah sangat mudah, harapan kami masyarakat jangan takut dengan syarat yang diberlakukan pemerintah. Sebagai warga negara yang baik harus mematuhi aturan," tambahnya.

Suntik ICV itu bisa dilakukan di kantor kesehatan pelabuhan (KKP) atau fasilitas kesehatan lain yang sudah bekerja sama dengan KKP. Calon jemaah umroh boleh suntik meningitis di luar KKP.

Baca juga:
Sopir Truk asal Probolinggo Tewas di Surabaya

"Tidak pakai PCR yang penting sudah disuntik vaksin sampai booster, perlu kami sampaikan harus disuntik vaksin meningitis 14 hari sebelum keberangkatan, kalau tidak 14 hari akan ditolak," ungkapnya.