Pixel Code jatimnow.com

Pengedar Sabu Jaringan Lapas Diringkus di Sidosermo Surabaya

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Farizal Tito
Tersangka pengedar sabu jaringan Lapas diamankan polisi (Foto: Humas Polrestabes Surabaya.)
Tersangka pengedar sabu jaringan Lapas diamankan polisi (Foto: Humas Polrestabes Surabaya.)

Surabaya - Satnarkoba Polrestabes Surabaya menggerebek rumah seorang pengedar sabu di Jalan Sidosermo, Wonocolo. Polisi mengamankan MRP (25), bersama barang bukti 17 bungkus sabu dengan berat total 6,26 gram.

Selain itu, polisi juga menyita 1 timbangan elektrik, plastik klip, 3 unit handphone dan 1 bungkus bekas rokok.

"Benar, kami amankan pengedar Narkoba di kawasan Wonocolo. Saat ini yang bersangkutan sudah kami tahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, Rabu (24/8/2022).

Daniel menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang masuk bahwa ada peredaran Narkoba di kawasan sekitar Sidosermo. Atas informasi itulah, tim lantas melakukan serangkaian penyelidikan hingga dapat teridentifikasi pelakunya.

Ketika keberadaan pengedar barang haram tersebut diketahui, tim langsung melakukan pengintaian hingga beberapa hari di sekitar tempat tinggalnya.

"Nah, ketika dipastikan ada di rumahnya, langsung kami gerebek. Saat itu dia berkumpul dengan keluarga, dan langsung kami amankan hingga penggeledahan," jelasnya.

Baca juga:
Peredaran Sabu dalam Bungkus Permen ke Sopir Angkot di Surabaya Dibongkar

Saat menggeledah tubuh hingga dikamar pelaku, tim tidak menemukan apapun. Kemudian tim menggeledah lemari Di situlah didapati kotak rokok yang isinya 17 poket sabu siap edar.

"Di dalam kotak bekas rokok itu kami temukan Narkoba jenis sabu yang sudah dipecah menjadi poket-poket kecil siap edar. Ada timbangan elektrik dan peralatan lainnya," sebut alumni Akpol tahun 2004 ini.

Kepada penyidik, tersangka MRP mengaku sudah lima bulan ini menjadi pengedar Narkoba. Dalihnya, karena butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari.

Baca juga:
Pengedar Pil Koplo di Pasuruan Disergap Polisi saat Transaksi dalam Kafe

Selain itu, dia mengaku selama menjadi pengedar Narkoba, disuplai oleh seorang bandar yang ia sebut kini berada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Timur.

"Cara mendapatkannya dengan cara diranjau di dekat Museum Empu Tantular Buduran Sidoarjo. Selama ini mengaku tidak pernah berjumpa dengan sang bandar. Hanya berkomunikasi melalui handphone," tukasnya.