Pixel Code jatimnow.com

Hendak Antarkan Sabu, Pemuda Kasembon Malang Diringkus Polisi

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Rizal Adhi Pratama
BS saat diringkus aparat Polsek Karangploso.(Foto: Humas Polres Malang)
BS saat diringkus aparat Polsek Karangploso.(Foto: Humas Polres Malang)

Malang - Seorang pria berinisial BS diringkus aparat Unit Reskrim Polsek Karangploso dalam kasus narkoba. Pemuda 21 tahun itu tercatat sebagai warga Kelurahan Kasembon, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, yang sehari-sehari bekerja sebagai sopir. Penangkapan dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba, Kamis (25/08/2022) pukul 00.10 WIB.

BS diketahui kerap melakukan transaksi narkoba jenis sabu dengan sistem Cash On Delivery (COD) di tepi jalan. Salah satunya dilakuykan di Jalan Panglima Sudirman, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Pelaku berhasil ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Karangploso.

"Setelah kami lakukan pengintaian di lokasi, kami menemui 2 orang yang mencurigakan," ucap Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinanjar saat dikonfirmasi, Jumat (26/08/2022).

2 Orang tersebut didatangi petugas dan dimintai keterangan karena gerak-geriknya mencurigakan. Dari situlah aksi mereka terbongkar. 1 Orang berhasil kabur menggunakan motor miliknya dan meninggalkan BS di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, BS berperan sebagai kurir.

"BS mengaku mengenal penjual dari media sosial Facebook," ucap Kapolsek.

Baca juga:
Perawat Makam Keputih Surabaya Ditangkap Polisi, Kasusnya Wow!

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni 1 bungkus sabu dengan berat kotor 0,55 gram, 1 bungkus sabu berat kotor 0,56 gram, 1 timbangan elektrik, dan 2 buah Handphone yang didalamnya terdapat percakapan transaksi narkoba.

"Setelah terbukti melakukan transaksi, kemudian kami melakukan pemeriksaan dirumah BS (21) dan kami temukan 1 bungkus sabu dan 1 timbangan elektrik. Jadi 1 bungkus kami temukan di TKP, dan 1 bungkus di rumahnya," paparnya.

Baca juga:
Video: Peredaran 36 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi dari Malaysia-Laos Digagalkan

Atas kasus ini, BS (21) terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.