Pixel Code jatimnow.com

Legenda Gumuk Rondo Songo Disajikan dalam Pawai Budaya Bojonegoro

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Misbahul Munir
Pawai Budaya Bojonegoro (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Pawai Budaya Bojonegoro (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - Bojonegoro menggelar pawai budaya dengan tema "Pesona Budaya Bojonegoro", Minggu (28/8/2022). Beragam budaya dan cerita rakyat setempat ditampilkan para peserta.

Pawai budaya ini menjadi tontotan gratis ribuan warga. Mereka memadati Alun-alun Bojonegoro dan beberapa ruas jalan yang menjadi rute pawai.

Para peserta mengenakan berbagai kostum. Beberapa kendaraan juga dihias menyerupai naga hingga ikon Wisata Kayangan Api.

Pawai ini diikuti 31 perwakilan sekolah hingga komunitas budaya dan mayarakat setempat. Rinciannya adalah 13 SMA, SMK, MA dan 18 peserta kategori perguruan tinggi serta umum.

Rute yang diambil adalah jalan tengah kota dengan start di depan pendopo Pemkab Bojonegoro Jalan Mastumapel. Kemudian berlanjut ke Jalan Mastrip, Jalan MH Thamrin, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Tengku Umar, Jalan WR Supratman dan finish di Jalan Imam Bonjol.

Kepala Dinas Kebudayaan Bojonegoro, Budiyanto mengatakan, pawai budaya ini ditujukan untuk menggali, mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat tentang seni dan budaya daerahnya.

Baca juga:
Meriahnya Carnival dan Gading Fashion Days Kota Pasuruan

"Juga untuk melestarikan seni dan budaya yang berkembang di Bojonegoro. Ini dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia," jelas Budiyanto.

Pawai Budaya BojonegoroPawai Budaya Bojonegoro

Sementara Kepala SMAN 1 Bojonegoro, Sumarmen mengungkapkan, dalam kegiatan ini pihaknya mengambil tema kisah Gumuk Rondo Songo, yaitu tentang sebuah tempat di tengah hutan jati yang dikeramatkan warga Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem.

Baca juga:
FOTO: Keseruan Pawai Budaya Bojonegoro

"Asal usul keberadaan Gumuk Rondo Songo ini bermula dan hilangnya delapan wanita dan selamatnya seorang wanita berpenyakit 'pathek' yang pernah menjanda sampai sembilan kali. Kemudian tempat tersebut, dikenal masyarakat sekitarnya dengan nama Gumuk Rondo Songo. Hingga sampai saat ini, tempat tersebut dipercaya masyarakat menjadi tempat ngalap berkah (mencari keberkahan)," paparnya.

Pawai Budaya BojonegoroPawai Budaya Bojonegoro