Pixel Code jatimnow.com

Dugaan Percaloan PPPK, Sekda Ponorogo: Saya Tidak Bicara Pidana

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Mita Kusuma
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ponorogo, Agus Pramono. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ponorogo, Agus Pramono. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus mengusut dugaan percaloan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hasil pemeriksaan pun sudah ada.

“Saya akan sampaikan ke Pak Bupati (Sugiri Sancoko). Paling lambat hari Jumat. Ada beberapa data yang perlu dilengkapi, saya minta ke BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia)," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ponorogo, Agus Pramono, Selasa (29/8/2022).

Dia mengatakan bahwa sudah ada hasilnya. Keputusannya kembali di awal, dia bakal menyandingkan aturan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan peraturan yang ada.

“Saya tidak bicara pidana. Nanti silahkan jika ada yang mau memidanakan. Kalau dari kami Pemkab Ponorogo bakal memberi sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Misal administratif,” kata Agus.

Baca juga:
Rp600 Juta Uang 'Sogokan' PPPK di Pemkab Ponorogo Disebutkan Masih Dibawa Calo

Ketika ditanya apakah ada ASN yang ikut bermain? Agus menyuruh untuk sabar menunggu diumumkan secara resmi oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Perihal aliran dana yang diberikan oleh para korban juga masih diselidiki. Termasuk oknum-oknum yang menahan ijazah.

Baca juga:
Bupati Ponorogo Ancam Pidanakan Calo PPPK jika Tak Kembalikan Ijazah

“Tunggu saja lah, Kamis atau Jumat ini. Saya laporkan ke Bupati dulu,” pungkasnya.