Pixel Code jatimnow.com

M Yazid Lanjutkan Pimpin PWI Bojonegoro, Ini Komitmennya

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Misbahul Munir
M Yazid saat menyampaikan sambutan.(Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
M Yazid saat menyampaikan sambutan.(Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - M. Yazid terpilih lagi menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro periode 2022 - 2025. Hal tersebut berdasarkan Konferensi PWI Bojonegoro II di Kafe Adelia, Jalan Gajah Mada, Bojonegoro, Sabtu (3/9/2022).

Ketua Panitia Konferensi PWI Bojonegoro Parto Sasmito mengatakan, terdapat 3 calon sebelum pemilihan. Yakni, M. Yazid dari media blokBojonegoro.com, Galuh Setiadi jurnalis Sakti TV, dan Andik Setyobudi jurnalis Radio Elshinta. Namun, Galuh Setiabudi menyatakan mengundurkan diri.

"Terdapat 10 anggota PWI Kabupaten Bojonegoro yang berhak memilih. Ada 3 calon yang menjadi kandidat dan kemudian mengundurkan diri menjadi 2 calon, yaitu M. Yazid dan Andik Setyobudi," ujar Parto.

Dari 10 suara, M. Yazid mendapatkan 6 suara dan Andik Setyobudi mendapatkan 4 suara. Alhasil, M. Yazid terpilih lagi menjadi Ketua PWI Bojonegoro masa khidmat 2022-2025.

"Alhamdulillah, semua rangkaian Konferensi II berjalan lancar dan sudah ada Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro 2022-2025," ujar Parto.

Baca juga:
Tim Futsal SIWO PWI Jatim U-35 Target Medali Emas di Porwanas XIII 2022

Sementara itu, M Yazid mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Dia berkomitmen akan meneruskan berbagai program yang telah di rencanakan sebelumnya, serta terus membenahi PWI Bojonegoro menjadi lebih baik.

"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mempercayai kembali sebagai Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro mulai dari PWI Jatim dan pengurus serta anggota PWI Kabupaten Bojonegoro," ujar M Yazid.

Baca juga:
Puluhan Jurnalis dari Berbagai Daerah Ikuti UKW PWI Malang Raya

Sementara itu, Mahmud Suhermono perwakilan dari PWI Jatim mengucapkan selamat atas terpilihnya sebagai Ketua PWI Bojonegoro. Dia berharap ke depannya PWI harus lebih aktif memberikan literasi kepada masyarakat. Baik dengan mendekatkan ke sekolah-sekolah maupun dengan membaca kelompok masyarakat.

"PWI harus mengedukasi masyarakat bahwa pers itu seperti apa, bedanya pers dengan media sosial, kekuatan kami ada pada verifikasi, klarifikasi dan kualitas. Kami pasti kalah kalau dengan kecepatan dan media sosial. Sekali lagi, selamat kepada Ketua PWI Bojonegoro yang terpilih. Semoga bisa membawa marwah PWI ke depan agar lebih baik lagi," tambahnya.