Pixel Code jatimnow.com

Hati-hati Lur...Perampok Bersenpi Satroni SPBU di Sidoarjo

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zainul Fajar
ilustrasi
ilustrasi

Sidoarjo - Seorang pegawai SPBU di kawasan Jalan Jenggolo Sidoarjo mengaku menjadi korban perampok dan penodongan senjata api oleh pria misterius.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (3/9/2022) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Kejadian tidak mengenakan itu menimpa korban Feri yang bertugas menjaga salah satu pompa pengisian bahan bakar jenis Pertalite jalur roda dua.

Dalam keterangannya, korban mengaku tidak merasa curiga atas gerak-gerik pelaku, pelaku yang saat itu menyamar sebagai pembeli BBM jenis Pertalite.

Secara tiba-tiba pelaku mengambil tindakan nekat yakni merampas uang setoran hasil penjualan BBM senilai total Rp650 ribu yang dipegang MV. Belum sempat melawan, MV yang saat itu bertugas shift malam langsung ditodong menggunakan senjata api.

Setelah merampas uang setoran hasil penjualan BBM, pelaku juga sempat menggeledah baju dan celana korban.

Saat dikonfirmasi oleh Jatimnow.com, salah satu petugas bernama Jajang mengakui insiden tersebut terjadi di SPBU tempatnya bekerja.

Baca juga:
Perampok Indomaret di Sidoarjo Tertangkap, Pistol Pelaku Ternyata Korek Api

"Iya mas benar, tapi untuk jelasnya langsung ke pimpinan saja. Saya ndak berani takut salah ngomong," ujar Jajang.

Selain itu, petugas toilet yang ditemui di lokasi mengatakan bahwa korban hingga kini mengalami trauma.

"Kejadiannya Sabtu kemarin mas jam 3 pagi. Ndak sempat ditembak cuman katanya ditodong aja. Korban ketakutan," imbuhnya.

Baca juga:
Rampok Satroni Indomaret di Sidoarjo: Todongkan Pistol, Gondol Uang Rp30 Juta

Sementara itu, pihak Kapolsek Kota Sidoarjo dan Kanit Reskrim Polsek Sidoarjo saat dikonfirmasi melalui seluler belum kunjung merespon.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono saat ditemui di Polresta Sidoarjo mengatakan bahwa belum adanya pelimpahan kasus ke pihak Polres.

"Langsung konfirmasi ke Polsek Kota saja, Mas. Kasusnya belum dilimpahkan ke Polres Sidoarjo," pungkasnya.