Pixel Code jatimnow.com

Tidur Pulas di Kos Manyar Sabrangan, Pria Surabaya Diringkus Polisi

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Farizal Tito
Tersangka pengedar pil koplo diamankan polisi. (Foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya)
Tersangka pengedar pil koplo diamankan polisi. (Foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya)

Surabaya - Pria berinisial JAF asal Jalan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya ditangkap polisi setelah terbukti mengedarkan Narkoba dan ratusan butir obat keras.

Pemuda pengangguran berusia 20 tahun itu ditangkap Satnarkoba Polrestabes Surabaya, saat tidur pulas di dalam kamar kosnya, sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (13/8/2022).

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri mengatakan penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya peredaran Narkoba di kawasan tempat kos tersebut yang kerap dilakukan pelaku.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, timnya berhasil menangkap pelaku. Saat ditangkap pelaku tak bisa melawan. Ketika digeledah di kamar kos tersebut, polisi hampir saja terkecoh, namun dan hampir tak menemukan barang bukti tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendetail, akhirnya barang bukti tersebut disimpan di sebuah tas pinggang warna hitam yang disembunyikan dalam jok motornya.

Baca juga:
Dua Pemuda Satu Kampung Terlibat Jaringan Narkoba Antar Pulau

"Di dalam tas itu ditemukan barang bukti berupa 5 poket sabu siap edar dengan total 2,2 gram, 560 butir obat keras berupa pil dobel L yang telah dikemas ke dalam 56 paket siap edar," ujar Daniel Marunduri, Sabtu (17/9/2022).

"Selain itu juga ditemukan skrop plastik, handphone, 2 korek api dan uang Rp25 ribu hasil penjualan pil dobel L. Barang bukti itu di dalam tas pinggang warna hitam yang di disimpan di dalam jok motor," imbuhnya.

Saat diinterogasi tersangka mengaku jika barang bukti tersebut disuplai oleh seseorang pria berinisial PD (DPO) dengan perjanjian akan mendapatkan imbalan setelah barang bukti habis terjual.

Baca juga:
Si Kancil Kurir Sabu-sabu Diringkus Polisi

"JAF sudah tiga kali menerima pil dobel L dan satu kali menerima sabu dari PD," tandasnya

Akibat tindakan tersebut tersangka disangkakan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.