Pixel Code jatimnow.com

Polres Bangkalan Hadirkan 911 Versi Lokal untuk Tekan Kriminalitas

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Fathor Rahman
Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menunjukkan penggunaan aplikasi 'Tombol Panik Prima'.(Foto: Fathor Rahman)
Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menunjukkan penggunaan aplikasi 'Tombol Panik Prima'.(Foto: Fathor Rahman)

jatimnow.com - Polres Bangkalan terus mencetuskan inovasi untuk menekan angka kriminalitas. Terbaru, Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengenalkan aplikasi 'Tombol Panik Prima' untuk masyarakat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa mendapatkan bantuan saat terjadi kondisi darurat.

Meski begitu, Wiwit mengaku aplikasi tidak tersedia secara bebas. Hal itu dilakukan agar kinerja polisi lebih efektif saat mendapatkan panggilan darurat dari tombol tersebut.

"Jadi masyarakat bisa meminta kepada kami jika memang membutuhkan aplikasi tersebut. Sehingga akan diinstal dan dikoneksikan dengan alarm di Mapolres. Itu kami lakukan agar tidak ada masyarakat yang asal pencet dan agar lebih efektif," tuturnya, selasa (27/9).

Cara kerja aplikasi yakni akan diaktifkan di handphone. Selanjutnya saat terjadi keadaan darurat atau kriminal, pelapor bisa menggunakan tombol di aplikasi. Di waktu yang sama saat tombol dipencet, maka alarm di mapolres aktif dan menunjukkan lokasi pelapor.

Baca juga:
Nongol di Acara Hakordia 2022, Tersangka KPK Bupati Bangkalan Bilang Begini

"Di situ langsung akan terpantau lokasi pelapor di mana, dan petugas yang piket akan langsung datang sekaligus menghubungi polsek terdekat agar segera bergerak," jelasnya.

Saat ini, Polres Bangkalan juga sedang melakukan pemetaan daerah rawan kondisi darurat ataupun kriminal. Di antaranya pasar, toko emas dan tempat lain yang berpotensi terjadinya kondisi darurat.

Baca juga:
Viral Video Syur, Diduga Libatkan Dua Tenaga Pengajar di Bangkalan

"Termasuk di masing-masing wilayah ataupun desa akan kami koneksikan. Sehingga penanganan petugas bisa lebih cepat dan masyarakat terbantu," imbuhnya.