Pixel Code jatimnow.com

Bocah 2 Tahun Ditemukan Tewas di Kolam Ikan Patin

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Bramanta Pamungkas
Polisi saat melakukan identifikasi di kolam ikan patin, tempat bocah 2 tahun ditemukan tewas (Foto: Humas Polres Tulungagung)
Polisi saat melakukan identifikasi di kolam ikan patin, tempat bocah 2 tahun ditemukan tewas (Foto: Humas Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Seorang balita berumur 2 tahun ditemukan tewas dalam kolam ikan di Tulungagung, Selasa (4/10/2022).

Korban diketahui berinisial SE (2), warga lingkungan 8, Kecamatan Ngunut. Diduga korban terpeleset dan terjatuh ke dalam kolam ikan patin sedalam 1,5 meter.

Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang, setelah keluarganya tidak berhasil menemukan saat melakukan pencarian.

Kapolsek Ngunut, Kompol Rudi Purwanto mengatakan, sekitar pukul 14.00 WIB, keluarga masih melihat korban bermain di halaman rumah. Nenek korban kemudian kembali masak di dapur.

Tidak berselang lama, saksi keluar rumah dan korban sudah tidak ada. Beberapa keluarga yang ditanya juga tidak mengetahui keberadaan korban.

"Mereka sempat melakukan pencarian di sekitar rumahnya," ujar Rudi.

Baca juga:
Kakak Beradik Tewas Tenggelam, Ini Kronologis versi BPBD Pamekasan

Salah seorang saksi lalu melihat pintu besi yang mengarah ke kolam ikan patin terbuka. Saksi lalu berinisiatif untuk melakukan pencarian dan masuk ke dalam kolam.

Dia lalu menemukan korban di dasar kolam ikan. Saat dievakuasi ke atas, korban sudah tidak bernyawa. Mereka lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa dan diteruskan ke polisi.

"Setelah mendapat laporan, kami mendatangkan Tim Inafis ke TKP untuk melakukan identifikasi," terang dia.

Baca juga:
Tenggelam di Sungai, Kakak Beradik Warga Pamekasan Meninggal Dunia

Dari hasil identifikasi dan olah TKP serta visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban terpeleset dan jatuh ke kolam itu.

Dugaan ini diperkuat dengan tidak adanya pembatas yang tinggi di tepi kolam. Sementara pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah.

"Jenazah sudah kami serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.