Pixel Code jatimnow.com

Pesan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat Hadiri Panen Raya

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Bramanta Pamungkas
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurochman saat melakukan panen raya di Tulungagung. (Foto: Prokopim Pemkab Tulungagung)
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurochman saat melakukan panen raya di Tulungagung. (Foto: Prokopim Pemkab Tulungagung)

jatimnow.com - Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menghadiri panen raya yang digelar di Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Ini merupakan salah satu bentuk sinergi TNI dengan petani, dalam rangka menjaga ketahanan pangan.

Presiden Joko Widodo telah meminta TNI untuk membantu program ketahanan pangan. Hal ini dilakukan agar Indonesia terhindar dari ancaman krisis pangan yang terjadi di beberapa negara.

Saat ini TNI ditarget panen oleh Presiden Joko Widodo seluas 8 juta hektare. Dari jumlah tersebut sebanyak 1 juta hektare merupakan tanaman padi, sedangkan 7 hektare sisanya adalah tanaman jagung. Luasan lahan ini tersebar di beberapa titik, salah satunya di Desa Mojoarum.

"Di desa ini ada 160 hektare tanaman padi siap panen dan ini menjadi salah satu tugas TNI dalam ikut serta menjaga ketahanan pangan," ujar Dudung, Jumat (7/10/2022).

Dalam kesempatan ini, Dudung juga menyalurkan bantuan kepada perwakilan para petani. Berupa hand tractor, cultivator, hand spray dan terpal. Bantuan tersebut diambilkan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan diperuntukkan bagi petani di wilayah yang terdapat tanaman tembakau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil panen mereka.

Baca juga:
Atap Serambi Masjid di Tulungagung Terhempas Angin Kencang

Selain itu, Dudung juga mengatakan TNI saat ini terlibat dalam program pengadaan air bersih. Program TNI Mangunggal Air ini bertujuan untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat. Salah satunya di Desa Tenggaran, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Mereka membangun sumur bor di desa tersebut guna memenuhi kebutuhan air bersih warga desa.

"Program ini juga dilakukan di beberapa titik lain yang warganya kesulitas air bersih," tuturnya.

Baca juga:
Bawaslu Tulungagung Wacanakan Pendidikan Politik Masuk Kurikulum Sekolah

Dudung juga mengintruksikan para Babinsa untuk mengetahui langsung kondisi warga di setiap desa. Mereka diminta mengecek langsung para warga dan mengetahui segala kebutuhannya. Jika mereka menemukan ada warga yang harus dibantu, diminta segera melaporkan ke atasannya.

"Kami berharap TNI bisa menjadi solusi bagi seluruh warga, mereka yang layak dibantu pasti akan dibantu," pungkasnya.