Pixel Code jatimnow.com

Merinding! Ribuan Aremania dan Bonek Berbaur Lantunkan Doa di Stadion Kanjuruhan

Editor : Redaksi
Ribuan Aremania dan Bonek berbaur menjadi satu di Stadion Kanjuruhan Malang (Foto: Tangkapan layar video live Channel YouTube SODIK KALIGANE)
Ribuan Aremania dan Bonek berbaur menjadi satu di Stadion Kanjuruhan Malang (Foto: Tangkapan layar video live Channel YouTube SODIK KALIGANE)

jatimnow.com - Ribuan Aremania dan Bonek berbaur menjadi satu di luar Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (7/10/2022) malam.

Momen damai antara kedua suporter itu diabadikan Channel YouTube SODIK KALIGANE melalui siaran langsungnya (live) dengan judul "Live DETIK DETIK BONEK Ke Stadion Kanjuruhan".

Seperti dilihat jatimnow.com, mereka berkumpul di luar stadion. Mereka melantunkan doa bersama, hingga salawat. Rata-rata, mereka berpakaian warna hitam.

"Selamat datang, selamat datang, Bonek Mania," teriak Aremania.

Begitu pula dengan Channel YouTube SRODOK CHANNEL. Channel ini mengunggah video berisi sambutan Aremania terhadap beberapa Bonek yang sudah sampai di Stadion Kanjuruhan.

Tampak Aremania menyalami beberapa Bonek yang sedang duduk santai di sebuah tikar di luar stadion.

Sebelumnya, pentolan Bonek Husin Ghozali (Cak Conk) dan perwakilan Manajemen Persebaya, Sidik Alex Tualeka dan rombongan juga disambut hangat Aremania saat menggelar doa bersama dan tabur bunga di depan Gate 13 Stadion Kanjuruhan pada Rabu (5/10/2022) malam.

Baca juga:
Tragedi Kanjuruhan Termasuk Pelanggaran HAM Berat? Ini Penjelasan Pakar Hukum

"Kedatangan kami ke sini sekaligus untuk menguatkan teman-teman Aremania. Semoga ini menjadi yang terakhir dan menjadikan sepak bola di Indonesia menjadi semakin baik ke depan," tutur Cak Conk saat itu.

Cak Conk mengaku disambut baik seperti keluarga sendiri oleh Aremania.

"Kawan-kawan Aremania menyambut kedatangan kami sebagai saudara. Luar biasa teman-teman Aremania. Matur nuwun," ungkapnya.

Baca juga:
Demi Keadilan Tragedi Kanjuruhan, Aremania akan Lumpuhkan Lalu Lintas 135 Menit

Dia berharap, semua suporter sepak bola di Indonesia menjadi satu dan selalu mengedepankan persaudaraan.

"Karena rivalitas hanya 90 menit. Selebihnya kita semua seduluran (saudara). Kita ini satu, Indonesia," tandas Cak Conk.

Untuk diketahui, akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu, mengakibatkan 131 orang tewas. Sedangkan 440 orang mengalami luka ringan dan 29 orang luka berat.