Pixel Code jatimnow.com

Bupati Yes Tegaskan Belum Temukan Kasus Gagal Ginjal Akut di Lamongan

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Bupati Yes saat menyapa dan menemik anak-anak di sela-sela peresmian Polindes Karangrejo. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Yes saat menyapa dan menemik anak-anak di sela-sela peresmian Polindes Karangrejo. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menegaskan sampai saat ini di wilayahnya belum ada temuan kasus gagal ginjal akut.

"Alhamdulillah Lamongan hingga saat ini belum ada yang dideteksi sebagai gagal ginjal akut," ungkap bupati yang akrab di sapa Pak Yes itu, Rabu (26/10/2022).

Meski begitu, pihaknya telah melakukan langka antisipatif adanya gejala baru yang sedang merebak tersebut. Salah satunya melakukan respons cepat penarikan obat terlarang di apotek maupun layanan kesehatan lain.

"Semenjak ada surat dari pemerintah terkait larangan sirup tersebut dari Menkes kami bergerak cepat dengan melakukan langkah antisipasi, termasuk menarik semua obat-obatan yang dilarang," ujarnya.

Baca juga:
Rekannya Dibacok, Ratusan Pesilat di Lamongan Geruduk Kantor Polisi

Dijelaskan Pak Yes, sebenarnya ada satu gejala yang sempat diduga gagal ginjal akut namun setelah dipastikan temuan itu tidak mengalami gangguan pada ginjal.

"Sebenarnya kemarin ada satu keluhan (terkait gagal ginjal akut) tapi setelah didiagnosa ternyata bukan sakit seperti yang ditakutkan itu" katanya.

Baca juga:
Prospek Pembangunan 2023, Camat dan Kepala OPD Lamongan Diminta Satu Frekuensi

Diungkapkannya, di Lamongan pihak-pihak yang berkepentingan dengan obat-obatan yang dilarang tersebut juga langsung menarik usai ada larangan dari pemerintah. Kalau masih ditemukan ada yang menjual, Pak Yes berjanji akan menjeratnya dengan sanksi sesuai aturan yang ada.

"Sepanjang yang saya tahu, di Lamongan justru semuanya sudah menarik diri, jadi tidak ada upaya yang disengaja untuk melanggar," imbuhnya.