Pixel Code jatimnow.com

Hal Sepele Jadi Pemicu Pria di Pasuruan Tusuk Tetangga Hingga Tewas

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Moch Rois
Lokasi penusukan hingga menyebabkan satu warga di Pasuruan tewas (Foto: Humas Polres Pasuruan)
Lokasi penusukan hingga menyebabkan satu warga di Pasuruan tewas (Foto: Humas Polres Pasuruan)

jatimnow.com - Kasus penusukan terhadap tetangga hingga tewas oleh pria yang mengamuk di Pasuruan terus didalami polisi, Rabu (2/11/2022).

Pria bernama Sutrap Hariyanto (30) itu kini masih diperiksa intensif oleh Satreskrim Polres Pasuruan. Akibat ulahnya sekitar 08.00 WIB, satu orang tewas, satu lainnya terluka.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Krajan, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Pelaku menggunakan pisau untuk menusuk dua warga.

Berdasarkan pemeriksaan para saksi, sebelum melakukan penusukan, pelaku bertengkar dengan korban bernama Sudiarno (50), terkait batas tanah.

"Sutrap bertengkar dengan korban Sudiarno karena dianggap memindahkan batu batas tanah. Tidak lama kemudian, Sutrap masuk ke dalam rumah dan menyelipkan pisau di pinggang, lalu langsung menusuk Sudiarno mengenai leher bagian kanan," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo.

Mendengar pertengkaran itu, warga bernama Suwarni (55), yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian, langsung mendekat. Lantaran melihat Sudiarno kesakitan, Suwarni mencoba melakukan pertolongan.

Baca juga:
Fakta Pembunuhan, Bus Tabrak Truk, Tersambar Petir

Namun Sutrap dengan cepat menghadang lalu menusuk Suwarni di bagian dada kiri. Akibatnya, Suwarni tewas di TKP.

"Korban Suwarni meninggal dunia usai ditusuk pelaku," ungkapnya.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan tim gabungan dari polisi, TNI dan Satpol PP. Setelah berhasil dibekuk, pelaku dibawa ke Mapolsek Lumbang untuk menghindari amuk massa.

Baca juga:
5 Fakta Pembunuhan Kader Aktif IPNU di Mojokerto

"Saat ini pelaku masih menjalani proses penyidikan di mapolsek. Dan kami juga masih memeriksa keterangan saksi-saksi," tandas Adhi.