Pixel Code jatimnow.com

Mitos dan Cerita Mistis di Gunung Pegat Ponorogo

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Mita Kusuma
Jalanan di Gunung Pegat, Ponorogo (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Jalanan di Gunung Pegat, Ponorogo (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mitos dan cerita mistis di Gunung Pegat Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo bukan rahasia bagi masyarakat setempat.

Masyarakat di sana mempercayai jika arak-arakan pengantin baru melintas di gunung ini, bakal berpisah atau cerai.

Gunung Pegat merupakan sebuah gunung yang dibelah untuk dijadikan jalan. Pegat adalah Bahasa Jawa yang artinya cerai. Masyarakat di sana percaya, rata-rata pengantin yang nekat melintas, belum sampai 35 hari akan bercerai.

Oleh sebab itu, para pengantin baru memilih berputar dan melewati jalan lain.

Gunung Pegat menghubungkan dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bungkal dengan Slahung.

Baca juga:
Warga Desa Ini Tak Boleh Jual Nasi dan Rujak

"Memang ada mitos demikian (pengantin baru melintas di Gunung Pegat) bakal bercerai," ujar pegiat budaya di Ponorogo, Purbo Sasongko, Senin (7/11/2022).

Namun menurut Purbo, kebenaran atas mitos itu belum diketahui secara pasti. Hanya saja masyarakat sekitar masih percaya dengan mitos tersebut.

Purbo menyebut, selain mitos tentang pasangan pengantin yang akan bercerai jika melintas, ada juga kisah misteri. Konon di jalan yang membelah gunung itu sering ada penampakan hantu tanpa kepala.

Baca juga:
3 Cerita Rakyat Kediri Bertema Penolakan Cinta, Relate Gak dengan Kisahmu?

"Tamu saya sampai ketakutan. Hantunya menggunakan baju hitam. Di situ kan bekas kuburan massal 1965. Ratusan orang dikubur di situ," pungkasnya.