Pixel Code jatimnow.com

Aksi Pembobolan Kotak Amal Musala di Sidoarjo Terekam CCTV, Ini Tampangnya

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zainul Fajar
Aksi pelaku tertangkap CCTV. (Foto: Takmir Mushola for jatimnow.com)
Aksi pelaku tertangkap CCTV. (Foto: Takmir Mushola for jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi laki-laki mencuri uang dalam kotak amal berhasil terekam kamera CCTV. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (13/11/2022) di Musala Nurul Hikam, Pucang, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Ishak Hidayat, Ketua RW setempat, saat ditemui menegaskan, insiden pencurian yang terekam CCTV tersebut dilancarkan pelaku pada sore hari sekira pukul 16.00 WIB. Baru diketahui oleh takmir musala saat menjelang Salat Maghrib.

“Yang pertama tahu itu takmir musala. Saat itu takmir hendak ke musala sekitar jam 17.00-an. Sesampainya di musala, takmir kaget karena ada beberapa uang kertas dan koin berserakan di bawah kotak amal. Setelah di cek ternyata kondisi kotak amal sudah dicongkel dan diambil uang yang ada di dalamnya,” papar Ishak, Selasa (15/11/2022).

Baca juga:
Pria Bersarung Bobol Kotak Amal Musala di Surabaya, Gondol Uang Jutaan Rupiah

Lebih lanjut, Ishak mengatakan bahwa setelah melihat kondisi kotak amal yang sudah terbobol, takmir langsung bergegas menuju ke rumah salah satu warga yang bisa mengecek dan sekaligus mengontrol rekaman CCTV.

"Pelaku mulai beraksi itu setelah Salat Ashar. Kondisi kampung juga sedang sepi. Kalau dilihat dari rekaman CCTV, pelaku berjalan dari depan arah jalan raya. Pelaku tidak menggunakan masker, pakai baju hitam, dan memakai tas slempang. Saat membobol kotak amal, pelaku juga terlihat menggunakan alat. Kami warga sini menduga kalau pencurian itu sudah dipersiapkan,” katanya.

Baca juga:
Anak Pencuri Kotak Amal Dihukum Tindakan Perawatan Selama 1 Tahun

Dari insiden tersebut, Ishak mengatakan bahwa pelaku pencurian tersebut berhasil membawa uang kurang lebih antara Rp300 ribu hingga Rp600 ribuan.

“Kami sudah lapor ke kelurahan, dan sudah disampaikan ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat guna penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.