Pixel Code jatimnow.com

Pemulung di Jombang Jadi Korban Penusukan, Pelakunya Sering Bawa Sajam

Editor : Rochman Arief Reporter : Elok Aprianto
foto: ilustrasi jatimnow.com.
foto: ilustrasi jatimnow.com.

jatimnow.com - Samuji (43) warga Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang menjadi korban penusukan warga Desa Plosogeneng.

Akibat peristiwa itu, Samuji yang setiap harinya berpfrofesi sebagai pemulung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Desa Banjardowo, Syamsudin Arief menjelaskan peristiwa penusukan warganya itu terjadi pada Kamis (17/11/2022) di rumah korban. Meski demikian ia mengaku belum mengetahui penyebab insiden itu.

Hanya saja, ia mengaku pelaku adalah seorang supeltas (polisi cepek) yang biasanya mangkal di lampu merah Plosogeneng Jombang.

“Lah ini belum jelas masalahnya. Infonya, pelaku itu sering mabuk-mabukan (pesta miras). Pelaku biasanya di perempatan lampu merah Plosogeneng,” katanya, Jumat (18/11/2022).

Ia mengaku jika korban yang masih bujang itu, mengalami luka pada bagian dada, akibat tusukan pelaku.

“Korban ini masih bujang, kasian mas sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam, akibat kena tusuk di bagian dada. Saya tidak tahu pasti, kondisi luka-lukannya, lebih jelasnya tidak kena perut,” paparnya.

Baca juga:
Ceburkan Diri ke Sungai Brantas, Pria Jombang Sempat Titip Motor

Usai melakukan penusukan, pelaku diamankan warga dan diserahkan ke Polisi.

“Saya sama petugas polsek ke rumah korban untuk mengamankan pelaku, setelah ditangkap warga. Saya minta warga untuk diamankan (pelaku) dulu, nanti akan diperiksa polisi," terangnya.

Informasi yang dikumpulkan, pelaku kerap membawa benda tajam saat terpengaruh miras.

Baca juga:
Honda Revo Belok Tertabrak CBR di Jombang, 1 Korban Tewas

Sementara itu, Kepala Desa Plosogeneng Bimo Ryo Herdian membenarkan jika warganya diamankan polisi, karena melakukan penusukan di Desa Banjardowo.

“Benar itu warga saya, kemarin malam dia (pelaku) saya tanya dan mengaku (menusuk orang). Sekarang sudah diamankan petugas polisi,” terangnya.

Ia menjelaskan jika pelaku bernama Mohamad Hendri Efendi (21), tinggal di Dusun Plosowedi, Desa Plosogeneng. Pelaku setiap hari menjadi supeltas di sekitar Desa Plosogeneng.