Pixel Codejatimnow.com

Ini Kondisi Terbaru Bocah SD asal Malang Jadi Korban Penganiayaan Kakak Kelas

Editor : Rochman Arief  Reporter : Achmad Titan
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana. (Humas Polres Malang for Jatimnow.com)
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana. (Humas Polres Malang for Jatimnow.com)

jatimnow.com - MW pelajar kelas 2 SD asal kepanjen, Kabupaten Malang, yang dianiaya kakak kelasnya hingga koma kondisinya semakin membaik.

Hal itu disampaikan Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana usai menjenguk korban di salah satu rumah sakit di Gondanglegi, Kamis (24/11/2022).

"Kondisinya sudah jauh membaik, tapi perlu perawatan intensif. Sebab ada sejumlah langkah pengobatan yang harus dijalani," urainya.

ia menyebut jika korban sudah mulai berinteraksi. Ia berharap korban bisa segera pulih dan bisa menjalani aktivitas seperti sebelumnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan motivasi kepada korban agar bisa segera pulih dan kembali sehat.

Baca juga:
Polisi Periksa Pengurus Ponpes Kediri Terkait Kematian Santri asal Banyuwangi

"Semoga lekas sembuh dan bisa melakukan aktivitas seperti sebelumnya," tutupnya.

Sebelumnya, Polres Malang melakukan pendalaman kasus penganiayaan pelajar hingga koma yang videonya viral di media sosial.

Baca juga:
Motif Penganiayaan Santri Banyuwangi di Pondok Kediri hingga Tewas

Setelah tujuh saksi diperiksa, kali ini ada tambahan lima saksi lagi yang dimintai keterangan penyidik terkait perundungan terhadap bocah SD.

Namun Putu Kholis menegaskan masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

Menapaki Setengah Abad, SIER Komitmen Maju Berkelanjutan
Ekonomi

Menapaki Setengah Abad, SIER Komitmen Maju Berkelanjutan

"Di usia 50 tahun ini, SIER terus berupaya meningkatkan kinerja dan relevansinya, transformasi dan digitalisasi proses bisnis menjadi pilihan untuk memperbaiki pelayanan bagi seluruh tenant SIER," kata Didik.