Pixel Code jatimnow.com

Mahasiswa Universitas Ciputra jadi Influencer Polrestabes Surabaya, Program Apa?

Editor : Rochman Arief Reporter : Farizal Tito
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Arif Fazlurrahman memaparkan pentingnya tertib berlalu lintas di Universitas Ciputra, Kamis (24/11/2022). (foto: UC for jatimnow.com)
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Arif Fazlurrahman memaparkan pentingnya tertib berlalu lintas di Universitas Ciputra, Kamis (24/11/2022). (foto: UC for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pentingnya keselamatan dan keamanan berlalu lintas menjadi perhatian Polrestabes Surabaya maupun Universitas Ciputra.

Kolaborasi ini tertuang dalam bentuk seminar bertajuk Safety Can Be Fun di Dian Auditorium, Kamis (24/11/2022).

Dari kegiatan ini mahasiswa diharapkan bisa menjadi influencer pentingnya ketertiban berlaliu-lintas yang mulai abai, terutama pelajar, mahasiswa hingga orang dewasa.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Arif Fazlurrahman menyatakan ada empat materi utama yang dibahas.

Keempatnya meliputi penyebab kecelakaan, ETLE (electronic traffic law enforcement), pentingnya Surat izin Mengemudi, dan program Satu Hari Satu Kawan.

“Penjelasan tentang sistem keamanan kepolisian baru dan cara memperpanjang SIM yang sekarang makin mudah sangat penting bagi mahasiswa untuk diketahui,” jelas Kasatlantas Arif Fazlurrahman.

Baca juga:
Perawat Makam Keputih Surabaya Ditangkap Polisi, Kasusnya Wow!

Ia berharap dalam seminar ini, mahasiswa mendapatkan penyegaran dan ilmu baru. Harapannya mahasiswa tidak sekadar menjadi influencer, tapi juga sadar dan tertib dalam berlalu lintas.

Seminar ini dikemas dalam bentuk talkshow yang diikuti sekitar 450 mahasiswa UC. Hadir dalam acara tersebut praktisi komunikasi kesehatan dr Niken Sasadhara Sasmita.

Sementara itu, Staff Biro Mahasiswa dan Alumni Universitas Ciputra, Henri mengatakan seminar tersebut digelar atas dasar maraknya perilaku pelajar yang tidak tertib berlalu lintas.

Baca juga:
Video: Peredaran 36 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi dari Malaysia-Laos Digagalkan

Ketidakpatuhan ini dapat membahayakan pengguna jalan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Harapan kami mahasiswa tidak hanya semakin tertib berlalu lintas, tapi juga dapat menjadi agent-agent yang menularkan budaya tertib berlalu lintas," ungkap Henri.