Pixel Code jatimnow.com

Kota Malang Punya Satgas Anti Bullying, Mau Tahu Tujuannya?

Editor : Rochman Arief Reporter : Galih Rakasiwi
(Ilustrasi: Dee Copper/unsplash.com)
(Ilustrasi: Dee Copper/unsplash.com)

jatimnow.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang membentuk Satgas Anti Bullying di lingkungan sekolah. Pembentukan satgas ini sebagai bentuk untuk antisipasi perundungan atau bullying yang menimpa pelajar.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana mengatakan bahwa petugas tidak akan menolerir segala bentuk perundungan kepada seluruh peserta didik atau siswa di daerahnya.

"Mereka nanti ada di TK, SD, SMP hingga MTS negeri maupun swasta. Seluruh lembaga sekolah yang ada di bawah naungan, kita wajibkan memiliki satgas ini," urainya, Senin (28/11/2022).

Harapannya hal tersebut bisa mengantisipasi terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan di Kota Malang. Secara teknis satgas ini berada di bawah pengawasan guru sekolah sekaligus melibatkan siswa.

Baca juga:
Mas Adi Dorong Guru Berperan Beri Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

"Untuk tugas mereka adalah, mengawasi, mengantisipasi, menerima aduan hingga penanganan terkait masalah bullying di sekolah. Kami sudah sosialisasikan Satgas Anti Bully ini ke semua sekolah negeri maupun swasta di Kota Malang," ujarnya.

Menurutnya, perundungan bisa merusak moral anak-anak. Itu sebabnya siswa harus mendapatkan wawasan sejak dini tentang bahaya perundungan. Sejauh ini Disdikbud Kota Malang mengklaim telah amemiliki materi pembelajaran pendidikan karakter.

Baca juga:
Ini Kondisi Terbaru Bocah SD asal Malang Jadi Korban Penganiayaan Kakak Kelas

"Jadi kami mendorong anak anak tetap bisa bermain bersama. Tidak boleh takut melaporkan. Kalau tidak bisa ke guru, ke satpam atau orang tua. Orang tua ini yang kemudian kami harapkan informasinya," pungkasnya.