Pixel Code jatimnow.com

Setelah 14 Laga, Persik Kediri Akhirnya Menang, Arthur: Kita Ga Boleh Sombong

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Yanuar Dedy
Kapten Persik Kediri, Arthur Irawan di laga menghadapi Dewa United. (Foto : Persik Kediri for jatimnow.com)
Kapten Persik Kediri, Arthur Irawan di laga menghadapi Dewa United. (Foto : Persik Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri akhirnya meraih kemenangan perdana dalam lanjutan Liga 1 2022/2023, di Pekan 15. Macan Putih menang tipis 1-0 atas Dewa United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (17/12/2022) sore.

Kemenangan lewat gol semata wayang Jeam Kelly Sroyer ini menurut kapten Persik Kediri Arthur Irawan, adalah hasil kerja keras seluruh tim dan ofisial.

“Puji Tuhan kita bisa meraih kemenangan kemarin. Kemenangan yang cukup sulit,” ujar Arthur Irawan, Minggu (18/12/2022).

Lebih lanjut, menurut eks pemain RCD Espanyol B tersebut, kemenangan ini menjadi awal kebangkitan Macan Putih yang belum pernah menang di 14 laga sebelumnya.

Sedikit lagi juara 2 kali Liga Indonesia itu akan menyamai rekor buruk Persiraja Banda Aceh yang tidak pernah menang secara berturut-turut di 19 laga.

Namun Arthur Irawan meminta rekannya untuk tetap rendah hati dan terus menatap laga selanjutnya dengan serius.

Baca juga:
Persik Kalah, Pelatih Pasrah

“Ini awal dari kebangkitan kita. Kita nggak boleh sombong kita harus rendah hati, dipertandingan berikutnya kita harus bisa lebih baik melanjutkan tren positif,” tambahnya.

Kemenangan ini dipersembahkan untuk suporter yang terus mendukung Macan Putih saat mereka terpuruk.

“Kita dedikasikan kemenangan ini untuk Persik Mania. Kita sedih pertandingan saat ini tidak dihadiri dengan penonton, tapi kita bersyukur kita bisa menang buat mereka,” terang Arthur Irawan.

Baca juga:
Dipencundangi PSIS, Persik Masih Terbenam di Urutan 17, Pelatih Siap Dievaluasi

Saat ini Persik Kediri naik satu peringkat ke urutan 17 klasemen sementara dengan poin 9. Karena di pertandingan lain, Barito Putera hanya bermain imbang dengan Persikabo 1973.

Persik Kediri masih membutuhkan banyak kemenangan untuk selamat dari ancaman degradasi.