Pixel Code jatimnow.com

Brigjen Pol Leo Lantik Ketua Pengda Merpati Putih Jatim

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Musda dan pelantikan ketua pengda Jatim di Surabaya (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Musda dan pelantikan ketua pengda Jatim di Surabaya (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih menggelar musyawarah daerah (musda) sekaligus pelantikan ketua pengurus daerah (pengda) Jawa Timur, Minggu (18/12/2022).

Musda yang dihadiri 19 cabang dari total 22 cabang di Jatim itu dipimpin langsung Ketua Umum Merpati Putih, Drs Leo Bona Lubis. Juga dilakukan pelantikan Ir Harianto BS Sunaryo sebagai Ketua Pengda Jatim Masa Bakti 2022-2026.

Ketua Umum Merpati Putih, Brigjen Pol Drs Leo Bona Lubis menyampaikan selamat kepada ketua pengda Jatim. Dia menyerukan kepada Ketua Pengda Merpati Putih Jatim untuk mendirikan pengcab di 38 kabupaten/kota.

"Ketua terpilih ini incumbent, jadi saya harap periode keduanya ini mampu mendirikan perguruan silat di semua kabupaten dan kota di Jatim. Karena hingga saat ini baru ada 22 cabang," ujar Leo usai pelantikan di UWK Surabaya, Minggu (18/12/2022).

Di samping itu, tambahnya, Merpati Putih diharapkan bisa lebih hebat lagi dari segi organisasi maupun dari segi pembinaan keilmuan karena hal tersebut menjadi passion atau bidang yang utama.

"Tantangan selanjutnya adalah meningkatkan prestasi seluruh anggota Merpati Putih di Jatim terkhusus pada kejuaraan tingkat kabupaten hingga tingkat Jatim," ungkapnya.

Alumni Akpol Tahun 1990 ini menambahkan, di era kepemimpinannya, ia menjadikan PPS Betako Merpati Putih ini menjadi Presisi (PREstasi, profeSIonal, dan transparanSI).

"Prestasi adalah target utama dari PPS Betako Merpati Putih dan menjadi juara dunia pencak silat. Profesional yakni memajukan dan mengelola organisasi dengan cara modern berdasarkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa," urainya.

"Serta, transparansi dalam melaksanakan dan mengembangkan organisasi yang tertib, terbuka dan terpercaya. Ayo bangkit dan presisi," tambah Leo.

Baca juga:
Mas Dhito Kunjungi Warga Terdampak Kerusuhan di Ngadiluwih

Selain itu, PPS Betako Merpati Putih dapat memiliki aset baik berupa lahan, padepokan maupun tempat singgah bagi mereka yang akan melakukan kegiatan pelatihan.

"Saya menggelorakan seluruh insan Merpati Putih, khusus kepada ketua pengda, cabang untuk melakukan penghimpunan mengadakan sesuai kemampuan untuk bisa menjadi aset perguruan. Karena faktanya, sejak Tahun 1963, hingga detik ini kita belum memiliki aset. Kalau padepokan ada, tapi itu masih merupakan milik ketua pengda maupun pengcab," beber Leo.

Di lokasi yang sama, Ketua Pengda Merpati Putih Jatim, Ir Harianto BS Sunaryo menyatakan siap mengemban amanah yang telah ditentukan oleh sidang fit propertest, sehingga dirinya lolos menjadi ketua.

Menurutnya, tantangan yang diinstruksikan ketua umum tersebut adalah Merpati Putih-kan 38 kabupaten dan kota di Jatim. Dan hal itu akan dilaksanakannya secara maksimal.

Baca juga:
Antisipasi Kericuhan Pesilat, Pangdam V Perintahkan Anggota Patroli Malam

"Kami juga akan meningkatkan prestasi Merpati Putih di Jatim untuk berkiprah pada pertandingan yang digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang dilaksanakan di level kabupaten dan kota. Target saya memunculkan atlet-atlet Merpati Putih yang berprestasi di level nasional agar menjadi sebuah kebanggaan," bebernya.

Meski ada sedikit kendala dalam sosialisasi ke masyarakat, tapi Harianto tidak akan berhenti begitu saja dan akan melakukan upaya-upaya yang maksimal.

Upaya tersebut dilakukan dengan cara terus melakukan pendekatan kepada orang tua atau terus melakukan publikasi kegiatan sesuai nilai-nilai PPS Betako Merpati Putih ke media online, televisi atau media massa lainnya, serta media sosial seperti YouTube, TikTok, Instagram.

"Sehingga para orang tua, khususnya dan masyarakat pada umumnya mengenal Merpati Putih dan pencak silat dengan tujuan menghilangkan stigma atau anggapan bahwa berlatih silat menjadikan anak-anak atau pemuda-pemudi suka tawuran," terangnya.